Jurus Indonesia Kenalkan Kopi Khas Nusantara di Negeri Dewa-Dewi
- KBRI Athena
Saat itu, Vakondios kesulitan mendapatkan air panas untuk membuat kopi klasik dan hanya mendapati air dingin. Maka kopi langsung dicampur dengan air dingin dan dikocok secara bersamaan, dan sejak saat itu terciptalah kopi jenis frappé yang masih dijumpai di berbagai kafe hingga saat ini.
Jenis kopi dingin ini lamban laun berinovasi hingga tercipta jenis freddo cappuccino dan freddo espresso, kopi dingin yang sangat populer di kalangan anak muda Yunani, khususnya pada saat musim panas, pesaing terkuat frappé.
Kata freddo sendiri berasal dari bahasa Italia, yang berarti “dingin”, namun sangat populer terdengar di kafe-kafe di Yunani. Kata ini pun memiliki arti yang penting untuk membedakan jenis minuman kopi yang akan dipesan, apakah dingin atau panas.
Sebagai contoh, saat menyebutkan hanya cappuccino, maka yang akan disuguhkan barista adalah capuccino panas. Namun, jika yang disebutkan adalah freddo cappuccino, maka muncul lah kopi cappucino dingin, tanpa perlu menyebutkan dingin atau panas.
