Upah Minimum 2020 Naik, Harapan Baru Pekerja Bisa Beli Rumah
- ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
VoxPop – Kenaikan rata-rata Upah minimum Provinsi dan UMK dan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) di kisaran 8.51 persen tahun depan diproyeksi bakal bikin industri properti bergeliat. Kebijakan itu dinilai merupakan harapan baru bagi para pekerja untuk bisa membeli rumah idaman.
Head of Marketing Rumah.com Ike Hamdan menjelaskan, saat ini permasalahan orang dalam untuk membeli rumah salah satunya adalah uang muka (Down payment/DP), apalagi dengan gaji minimum.
Karenaynya, kenaikan rata-rata UMK di kisaran 8.51 persen diharapkan bisa dimanfaatkan oleh kaum pekerja untuk mulai memikirkan membeli rumah daripada hanya digunakan untuk membayar kontrakan atau sewa kamar kostan. Dengan demikian kemungkinan mengumpulkan DP itu lebih cepat.
"Jika mau berhemat dan menabung, maka selisih kenaikan upah yang rutin dikumpulkan akan bisa dijadikan DP untuk membeli rumah,” jelas Ike dikutip dari keterangannya, Senin 23 Desember 2019.
Ike menjelaskan, jika membandingkan data harga rumah (Median Asking Price Oktober 2019) dari Rumah.com Property Index terhadap UMK 2020. Di beberapa Kabupaten/Kota di Indonesia yang telah memutuskan kenaikan UMK-nya masing-masing, menunjukkan adanya rasio harga rumah terhadap UMK yang cukup bervariasi. Selain itu juga menunjukkan adanya kemampuan pekerja untuk membeli rumah di wilayah tersebut.
Data tersebut menunjukkan bahwa Kabupaten Karawang misalnya, yang menjadi sorotan karena menjadi daerah dengan UMK tertinggi di Indonesia. Ternyata mengalami kenaikan harga properti yang juga sangat tinggi, bahkan tertinggi dibanding daerah lain. Namun, secara rasio sebenarnya harga properti di Karawang masih cukup terjangkau rasio terhadap upah dibanding daerah-daerah lainnya di Indonesia.
Catatan khusus untuk Karawang, melihat kenaikan harga yang tinggi diiringi potensi kenaikan yang masih cukup tinggi melihat rasio terhadap UMK maka potensi kenaikan properti masih akan terjadi. Apalagi Karawang semakin berkembang dengan infrastuktur seperti Jalan Tol Jakarta Cikampek II Elevated yang mulai dioperasikan pada 15 Desember 2019 kemarin dan Jalan Tol Jakarta Cikampek II Selatan yang saat ini sudah mulai dibangun.
Sementara itu, di kota-kota provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, ternyata kenaikan harga properti masih rendah. Bahkan di Sidoarjo harga properti turun dibanding tahun lalu. Padahal kenaikan upah minimum cenderung seragam di angka 8.51 persen.
