Sejarawan, Asvi Warman Adam

Kebangkitan PKI Itu Sesuatu yang Absurd

asvi warman adam
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Ikhwan Yanuar

Selama ini, dia memakai bendera merah putih. Kebetulan bendera merah putih sudah sobek dan dia tanya pada teman-temannya apakah mereka ada bendera. Kebetulan ada yang mempunyai bendera Uni Soviet. Uni Soviet kan sudah bubar. Jadi, benderanya tidak dipakai lagi. Itu yang dia kibarkan di depan rumahnya untuk tahu kekuatan arah angin. Begitu dikibarkan 15 menit, rumahnya sudah dikepung polisi. Padahal, tujuannya sangat praktis, yakni untuk mengetahui arah angin.

img_title Kasus Tragedi 1965 Harus Diselesaikan

Apa yang membuat mereka begitu takut dengan simbol-simbol itu?

Mereka sengaja menciptakan ketakutan terhadap simbol ini. Karena palu arit adalah PKI. Jadi, ketakutan terhadap PKI ini dipelihara terus menerus dengan simbol palu arit. Padahal, kita tahu palu lambang buruh dan arit petani. Kenapa harus selalu dikaitkan bahwa palu arit adalah PKI?

img_title Mendiang Adik Pramoedya Ternyata Sudah Siapkan Album Lagu

Lalu, hantu kedua?

img_title Mengapa Tragedi 1965 Diburamkan?

Kedua, itu kuburan. Kuburan itu sangat ditakuti. Karena pada masa lampau terjadi pembunuhan massal yang menurut saya itu sekitar 500 ribu orang menjadi korban. Kalau ada upaya-upaya untuk menggali kuburan massal ini akan selalu dihalangi. Ada saja kelompok yang menghadang dan mengejar mereka.

Kenapa?

Artinya, jangan ganggu kuburan massal itu. Jangan coba tanamkan nisan di kuburan massal itu. Artinya, jangan diungkap pembunuhan massal yang terjadi pada 1965-1966.

Seperti kasus Tom Iljas?

Dia hampir tiap tahun pulang. Karena ibunya sudah berusia 100 tahun. Baru meninggal mungkin 1-2 tahun ini. Dia pulang karena menjenguk ibunya yang berusia sangat tua itu. Tapi tahun ini, dia juga mengetahui kalau ayahnya dikuburkan di kuburan massal di daerah pesisir selatan.

Dan, ketika dia ingin mencoba berdoa di sana dan memotret, sudah ada massa yang menghadang. Kemudian, dia ditangkap dan dideportasi. Jadi, ada dua hantu di sini. Pertama, palu arit. Kedua, kuburan. Jadi, hantu itu yang tetap dipelihara.

Untuk apa mereka mereproduksi ketakutan itu?

Untuk menghalangi pengungkapan kebenaran. Untuk menghalangi upaya-upaya menyelesaikan pelanggaran HAM berat ini.

Siapa mereka?

Tentunya, pihak yang menghalangi ini adalah orang-orang yang dulunya terlibat di dalam upaya, atau tindakan pelanggaran HAM berat, atau instansi yang dulu terlibat dalam melakukan kekerasan itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut