Edukasi Antikorupsi Lewat Teater, Ini Kritik Tika Bisono

Teater Musikal Raksasa, Taman Ismail Marzuki (22/12/2016)
Sumber :
  • VoxPop.co.id/ Putri Firdaus

VoxPop.co.id – Setelah menonton pertunjukan teater Antikorupsi pada Kamis, 22 Desember 2016 kemarin di Taman Ismail Marzuki, psikolog Tika Bisono melontarkan beberapa kritik terkait pertunjukan tersebut. Terutama, mengenai penanaman nilai 10 integritas diri yang menjadi fokus utama diadakannya teater itu.

img_title Ketua KPK Curhat Penindakan Korupsi Mahal, Makanan-Baju Koruptor Diurus Negara

Dari segi pementasan misalnya, Tika memuji konsep video mapping yang lucu dan animatif, namun pesan yang ingin disampaikan dari teater tersebut dirasa kurang tersampaikan.

"Over all ok. Di sini tadi yang aku catat messagenya enggak terlalu kelihatan," kata dia saat ditemui oleh VoxPop.co.id setelah pertunjukan.

img_title Wamendagri: Korupsi Itu Penyakit Karakter, Obatnya Bukan Cuma Jeruji Besi!

Ia menyarankan untuk pertunjukan teater yang mengangkat nilai-nilai kebaikan tersebut harus dilakukan secara total. Nilai tersebut hendaknya sering dielu-elukan agar anak-anak lebih mudah menangkap apa yang hendak disampaikan.

"Mungkin kalau tokohnya dinamai dengan 10 nilai tersebut anak-anak jadi lebih mengerti dan tokoh bisa jadi inspirasi buat mereka. Konsep sehari-hari terus difantasikan memang enggak mudah harus benar-benar hardsell agar nilai tersebut sebagai dapat ditampilkan sebagai suatu fantasi," ungkapnya.

img_title Gubernur Lemhanas Boyong 110 Peserta Pendidikan ke KPK, Demi Belajar Antikorupsi

Menurutnya, penanaman nilai antikorupsi yang digadang itu tidak hanya ditunjukkan melalui seni belaka, tetapi juga dimasukkan dalam pembelajaran sehari-hari. Pendidikan di sekolah salah satunya agar penanaman nilai tersebut terus berkelanjutan.

"Kalau mau masuk ke sistem pendidikan, harusnya pakai sistem juga. Bisa masuk pelajaran juga, muatan-muatan itu juga ditambahin teman-teman KPK," kata perempuan 56 tahun tersebut.

Baru-baru ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berupaya menanamkan nilai antikorupsi pada anak dan remaja melalui seni teater yang diadakan secara gratis selama dua hari 22 dan 23 Desember 2016 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Melalui kesenian, KPK berharap nilai tersebut dapat tumbuh dan berkembang sebagai salah satu upaya pencegahan preventif prilaku korupsi.

Anggota Komisi III DPR RI Abdullah

Cegah Kasus Dadan Cs Berulang, DPR Dorong Pimpinan BGN Bangun Sistem MBG Antikorupsi

Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah mendorong pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) membangun sistem baru guna menutup celah korupsi dalam penyelenggaraan program MBG.

img_title
VoxPop.co.id
5 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut