IHSG Anjlok 5 Persen, BEI Sebut Imbas Rencana PSBB Total di Jakarta

Gedung IDX, Indonesia Stock Exchange (Bursa Efek Indonesia)
Sumber :
  • vivanews/Andry Daud

VoxPop – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia kembali mengalami trading halt atau pembekuan sementara perdagangan, akibat Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG anjlok mencapai lima persen pada pukul 10:36 waktu Jakarta Automated Trading System atau JATS.

img_title IHSG Dibuka Menguat Berpotensi Lanjutkan Kenaikan Ikuti Penguatan Wall Street dan Bursa Asia

Saat hal ini dikonfirmasi kepada Direktur Perdagangan dan Penilaian Anggota Bursa Bursa Efek Indonesia, Laksono Widodo, dia pun tak menyangkal bahwa anjloknya indeks berhubungan dengan rencana penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Iya (akibat rencana PSBB total di DKI Jakarta)," kata Laksono saat dihubungi VoxPop Bisnis, Kamis 10 September 2020.

img_title IHSG Ditutup Menguat 0,97% ke Level 6.294 pada 4 Agustus 2026, Optimisme Awal Agustus Kian Menguat

Baca juga: PSBB Total di Jakarta Bikin Lemah Rupiah

Meski demikian, Laksono menilai bahwa reaksi para pelaku pasar dalam menanggapi rencana PSBB dari Pemprov DKI Jakarta itu, merupakan hal yang umum terjadi. "Efek psikologis yang wajar," ujarnya.

img_title IHSG Dibuka Menghijau saat Wall Street Melonjak Tajam dan Bursa Asia Anjlok

Perdagangan saham di BEI telah dibuka kembali pada pukul 11.06 waktu JATS, setelah penghentian perdagangan sementara dilakukan selama 30 menit sejak pukul 10.36 JATS.

Pantauan VoxPop, pada pukul 11:31 waktu JATS, perdagangan IHSG masih anjlok 251 poin atau 4,88 persen, dibanding penutupan perdagangan Rabu 9 September 2020 di level 5.149. (art)

Pergerakan IHSG.

IHSG Dibuka Menghijau Seiring Bursa Asia Menguat dan Wall Street Bergerak Variatif

IHSG dibuka menguat 28 poin atau 0,45 persen di level 6.379 pada pembukaan perdagangan Kamis, 6 Agustus 2026 dan diprediksi bergerak datar alias sideways pada hari ini.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut