IHSG Dibuka Melemah Awal Pekan, Cek Rekomendasi Saham Pilihan Ini

Papan pergerakan IHSG (Foto ilustrasi)
Sumber :
  • VoxPopnews/M Ali Wafa

VoxPop – Indeks harga saham gabungan atau IHSG melemah 24 poin atau 0,36 persen di level 6.791 pada pembukaan perdagangan Senin 14 Februari 2022.

img_title IHSG Dibuka Menghijau saat Bursa Asia Bergerak Variatif sementara Wall Street Melemah

Analis Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya, memprediksi bahwa IHSG memiliki potensi untuk bergerak terbatas pada perdagangan hari ini.

"Perkembangan pergerakan IHSG terlihat sedang bergerak dalam rentang yang cukup terbatas pasca pencapaian rekor ATH beberapa waktu yang lalu," kata William dalam riset hariannya, Senin 14 Februari 2022.

img_title IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.343, Sektor Energi Bertahan Menguat Saat Mayoritas Indeks Terkoreksi

Baca juga: Galang Petisi, YLKI Bakal Bongkar Dugaan Kartel Minyak Goreng

William menambahkan, potensi untuk kembali mengalami kenaikan jangka pendek cukup terbatas, meskipun capital inflow tercatat secara year-to-date (ytd) sudah kembali masuk secara signifikan ke dalam pasar modal Indonesia.

img_title IHSG Dibuka Menghijau Seiring Bursa Asia Menguat dan Wall Street Bergerak Variatif

Selain itu, lanjut William, sentimen dari pergerakan market global maupun regional masih turut memberikan dampak bagi pergerakan IHSG hingga saat ini.

Ilustrasi papan IHSG.

Photo :
  • VoxPop/Muhamad Solihin

"Pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 6.698-6.876," ujarnya.

Selain itu, William juga memberikan sejumlah rekomendasi mengenai saham-saham yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini, diantaranya yakni ITMG, BBCA, AALI, SMGR, BBNI, JSMR, INDF.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (foto ilustrasi)

IHSG Menguat 0,71 Persen ke Level 6.388, Saham Teknologi hingga Properti Jadi Penggerak Utama

IHSG menguat 0,71 persen ke level 6.388 pada perdagangan hari Jumat siang. Penguatan ditopang saham teknologi, barang baku, properti, dan sentimen global.

img_title
VoxPop.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut