Tahun Ini Saja, Lebih Setengah Juta Orang Suriah Terusir

Ghouta Timur, Suriah
Sumber :
  • bbc

VoxPop – Lebih dari tiga perempat dari satu juta warga Suriah, terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka, karena pertempuran yang terus terjadi selama tiga bulan pertama tahun 2018.

img_title Tentara Israel Nyolong 250 Ekor Kambing dari Suriah Diselundupkan ke Tepi Barat

Hal ini terjadi, seiring dengan meningkatnya persiapan antisipasi adanya serangan balasan dari Amerika Serikat, yang bisa diluncurkan sewaktu-waktu sebagai balasan atas dugaan penggunaan senjata kimia terbaru di Douma. Konflik ini dikhawatirkan berkelanjutan.

"Saya sangat prihatin dengan perpindahan besar-besaran mendekati angka 700 ribu warga Suriah, sejak awal tahun karena permusuhan yang terus berlangsung di negara itu," kata Koordinator Kemanusiaan Regional untuk Krisis Suriah, Panos Moumtzis.

img_title Bom Meledak di Masjid Alawi Suriah saat Salat Jumat, 8 Jemaah Tewas Belasan Luka-luka

Moumtzis melanjutkan, angka-angka tersebut tambahan dari 6,5 juta orang yang sudah telantar dan lebih dari 5,6 juta pengungsi Suriah, kini berada di negara-negara tetangga.

"Warga sipil di Suriah terus terperangkap dalam kekerasan yang mengerikan. Permusuhan termasuk serangan di daerah pemukiman, infrastruktur sipil termasuk rumah sakit, sekolah dan pasar telah mengakibatkan banyak warga sipil terbunuh atau terluka setiap hari," ujar Moumtzis seperti dikutip dari The Guardian.

img_title Suriah Gerebek Markas ISIS di Damaskus, Tangkap dan Tewaskan Pemimpin ISIS

Menurut data PBB, angka ini termasuk jumlah warga yang terpaksa keluar dari wilayah sekitar Idlib termasuk lebih dari 300 ribu orang di Idlib.
 
Saat ini, 130 ribu orang tengah mengungsi dari Ghouta timur. Sementara lebih dari 44 ribu dari orang-orang ini berada di lokasi pengungsi yang sangat padat di perdesaan Damaskus. Sementara itu, hampir 50 ribu orang lainnya yang kebanyakan warga sipil dievakuasi ke Idlib dan Aleppo.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump

Trump Minta Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menilai keberadaan militer Israel di Suriah meningkatkan ketegangan dan berpotensi memicu eskalasi konflik.

img_title
VoxPop.co.id
15 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut