Trump Minta Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump
Sumber :
  • REUTERS/Kylie Cooper

Jakarta, VoxPop – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, menarik pasukannya dari Suriah dan Lebanon. Permintaan itu disampaikan dalam percakapan telepon keduanya pekan lalu, menurut laporan Axios pada Selasa yang mengutip pejabat AS dan Israel.

img_title Donald Trump Rilis Pernyataan Lengkap soal Klaim Hamas Sepakat Lucuti Senjata, Israel Masih Bungkam

Trump menilai keberadaan militer Israel di Suriah meningkatkan ketegangan dan berpotensi memicu eskalasi konflik.

"Perdana Menteri, di pihaknya, menyampaikan perlunya zona keamanan di sepanjang perbatasan Israel," kata kantor Netanyahu dalam pernyataannya, Rabu 15 Juli 2026.

img_title Trump Umumkan Kesepakatan Pelucutan Senjata Hamas di Gaza

Percakapan Trump dan Netanyahu berlangsung sehari setelah Presiden AS bertemu Presiden Transisi Suriah Ahmed al-Sharaa.

Laporan tersebut menyebut pemerintahan Trump selama beberapa bulan terakhir berupaya memediasi kesepakatan keamanan baru antara Israel dan Suriah. Di saat yang sama, wilayah Suriah selatan beberapa kali dilanda bentrokan setelah warga memprotes kehadiran Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

img_title Trump Kaji Pungut Rp 1,8 Miliar Buat Mahasiswa Asing yang Ingin Bekerja di AS usai Lulus Kuliah

Sebelumnya, Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Israel Katz menegaskan penempatan pasukan Israel di zona penyangga Lebanon, Suriah, dan Jalur Gaza merupakan bagian dari strategi keamanan baru untuk mencegah penyusupan kelompok militan ke wilayah Israel, seperti serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. (ant)
 

VoxPop Militer: Pasukan Hamas Palestina

Hamas Respons Pernyataan Trump: Tidak Ada Pelucutan Senjata Sebelum Israel Mundur dari Gaza

Seorang pejabat senior Hamas mengatakan, pihaknya tidak akan mengambil langkah apa pun terkait pelucutan senjata sebelum pasukan Israel mundur dari Jalur Gaza.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut