Al Salbi 'The Destroyer' Pemimpin ISIS yang Baru, Kejam dan Brutal

Kelompok militan ISIS dengan tahanan berbaju biru. Foto ilustrasi.
Sumber :
  • Alarabiya

VoxPop – Pemimpin ISIS, Abu Bakr al- Baghdadi tewas dalam serangan militer oleh pasukan khusus Amerika Serikat pada Oktober 2019. Terpojok oleh pasukan AS, ia lalu meledakkan diri bersama dua istri dan dua anaknya. Baghdadi dan keluarganya tewas di rumah persembunyian di Idlib, Suriah.

img_title Siswa 16 Tahun di Jerman Mau Bakar Gereja atas Perintah ISIS

Selepas kematian al-Baghdadi, dua lembaga intelijen melaporkan Amir Mohammed Abdul Rahman al-Mawli al-Salbi sebagai pemimpin ISIS yang baru. Al Salbi yang punya nama panggilan 'profesor' diyakini sebagai salah satu pendiri ISIS.

Ia tidak kalah kejam dan brutal dari pemimpin ISIS yang terdahulu. Salbi yang menginisiasi penyiksaan terhadap wanita Yazidi. Banyak dari mereka yang diperkosa, dibunuh atau dijual sebagai budak seks.  

img_title 8 Anggota JAD Afiliasi ISIS Diciduk di Sulawesi Tengah, Ditangkap Dini Hari

Salbi merupakan keturunan Turki yang lahir di kota Tal Afar, Irak. Dia adalah salah satu dari sedikit pemimpin ISIS yang bukan berdarah Arab. Salbi diyakini punya lebih dari satu anak laki-laki.

Dia merupakan sarjana hukum Islam dari Universitas Mosul. Gelarnya sebagai sarjana Islam membuatnya menambah deretan teror ISIS. Dia juga berupaya membenarkan pembunuhan besar-besaran terhadap kaum Yazidi. Sebagai ketua legislator, dia menjatuhkan sanksi kepada kaum homoseksual dengan melempar mereka dari atas atap serta hukum rajam bagi wanita yang dituduh berselingkuh. Salbi juga dikenal dengan nama 'The Destroyer'

img_title 9 Jam Sehari Konsumsi Konten Ekstremis, Bocah Singapura Jadi Pendukung Fanatik ISIS

Amir Mohammed Abdul Rahman al-Mawli al-Salbi. Photo: Twitter via The Sun

Awal pertemuan Salbi dan Baghdadi bermula pada tahun 2004. Saat itu, mereka ditahan oleh pasukan AS di kamp Bucca, Irak Selatan. Kemudian dia mengambil alih operasi ISIS dari bulan Juli 2019 setelah kesehatan Baghdadi semakin menurun. Salbi dilaporkan bertanggung jawab atas serangkaian serangan ISIS di seluruh dunia. Dia juga merupakan mantan tentara diktator Irak, Saddam Hussein. Salbi lalu dikukuhkan sebagai pemimpin baru ISIS beberapa jam setelah kematian Baghdadi.

Baca juga: Siap Hadapi China, Ini Jet Tempur Incaran Prabowo Berharga Fantastis

ISIS kalah tapi belum menyerah

Sebelum mendaratkan serangan yang menewaskan Baghdadi, Departemen Luar Negeri AS menawarkan imbalan US$ 5 juta atas Salbi serta dia orang pemimpin ISIS lainnya, dikutip dari Daily Mail.  

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut