Dahlan Iskan Bicara Taktik Pertamina Bangun Kilang Rp450 Triliun

Upgrading Kilang RU IV Cilacap Milik PT Pertamina
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Idhad Zakaria

VoxPop –  Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku salut dengan PT Pertamina yang tetap melanjutkan proyek kilang besar meskipun beberapa investor besar sudah mundur dari proyek tersebut. Proyek kilang besar itu antara lain adalah Kilang Balikpapan, Cilacap dan Tuban.

img_title Harga Pertamax Turun, Pemerintah Dinilai Jaga Keseimbangan Energi dan Investasi

Terakhir, perusahaan migas raksasa asal Arab Saudi, Saudi Aramco telah menyatakan mundur kepada Pertamina untuk kerja sama pengembangan kilang Cilacap. 

Investasi pembangunan kilang ini memang tidak sedikit. Jika ditotal, menurut analisa Dahlan, sekitar Rp450 triliun investasi yang dibutuhkan oleh Pertamina untuk membangun 3 kilang, yaitu Balikpapan, Cilacap dan Tuban. 

img_title Pertamina Patra Niaga Kasih Bukti Kualitas Produk Lokal Indonesia Berdaya Saing Tinggi

"Soal dana seperti itu sudah bukan masalah teknis. Itu sudah menyangkut taktik. Di level taktik ini yang berperan adalah ilmu entrepreneurship. Bukan lagi level manajerial skill," ujar Dahlan dikutip dari catatannya di Disway.id, Sabtu 20 Juni 2020. 

Dia mengibaratkan untuk investasi yang super besar itu memang dibutuhkan ilmu enterpreneurship. Jika dijabarkan, pengembangan kilang Balikpapan kini butuh pendanaan US$6,9 miliar, kilang Cilacap US$8,3 miliar dan kilang Tuban US$15,7 miliar.

img_title Purbaya Pede Ekonomi Sepanjang 2026 Bakal Tumbuh hingga 6 Persen, Begini Strateginya

Dahlan menilai investasi yang sangat besar seperti ini, sama dengan cara para pengusaha properti atau real estate yang tidak memiliki cukup banyak modal.

"Tanyalah pada pengusaha real estate. Yang punya proyek Rp100 triliun. Apakah pengusaha itu punya uang Rp 100 triliun? Paling ia baru punya izin lokasi. Ditambah uang untuk membebaskan secuil tanah. Yakni tanah yang di posisi-posisi kunci saja," ujarnya.

Jadi, dari mana dana tiga proyek besar Pertamina itu?. Menurut Dahlan, sebagian akan berasal dari kontraktor. 

"Sebagian lagi kan dari Anda. Lewat pembelian BBM yang harganya lebih mahal dari seharusnya itu. Pertamina punya dana internal. Yang sebagian adalah pendapat harian jualan BBM itu," kata Dahlan.

Dia pun mengaku mendukung taktik pendanaan seperti itu. "Agar proyek tetap jalan. Berarti Pertamina sedang menjalankan kemampuan entrepreneurial-nya," jelasnya.

Menurut Dahlan, setiap pengusaha sukses pasti mengalami tahapan 'ledakan momentum'. Dia memperkirakan ketika proyek kilang besar itu sudah berjalan, akan ada saja ledakan momentum atau investor yang masuk ke proyek tersebut. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut