Senat AS Sepakati Sidang Pemakzulan Donald Trump Tetap Lanjut

Donald Trump belum menyerah dalam Pilpres AS.
Sumber :
  • vstory

VoxPop – Senat Amerika Serikat telah memberikan suara, untuk melanjutkan persidangan pemakzulan Donald Trump, dengan tuduhan menghasut serangan mematikan di Gedung Capitol pada Januari lalu.

img_title Iran Bantah Berunding dengan AS soal Selat Hormuz

Dengan suara 56-44, Senat memilih untuk melanjutkan persidangannya terhadap Trump. Meskipun ada penolakan besar dari partai pendukung bahwa seorang presiden tidak dapat menghadapi persidangan, setelah meninggalkan Gedung Putih.

Baca juga: HUT ke-71 BTN Pede Jadi The Best Mortgage Bank in South East Asia

img_title Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Kinclong, Produk Global Bersinar Terdorong Ini

Dalam sidang, tim sembilan dari Dewan Perwakilan Demokrat menampilkan bukti video gambar kekerasan yang terjadi di Capitol pada 6 Januari lalu.

Mereka juga menayangkan potongan video pidato Trump yang dituduh telah menyulut emosi para demonstran agar melakukan kekerasan, demi membatalkan kekalahan Trump dalam pemilu presiden 3 November 2020.

img_title Penembakan di Restoran AS, Sejumlah Orang Dilaporkan Tewas

Para senator menyaksikan video, di mana pendukung Trump menjatuhkan penghalang dan memukul petugas polisi di Capitol. Selain itu, terekam juga momen ketika polisi yang menjaga ruang DPR, menembak mati pengunjuk rasa Ashli Babbitt, satu dari lima orang yang tewas dalam kerusuhan di Capitol.

"Jika itu bukan pelanggaran pemakzulan, maka tidak ada hal seperti ini akan terjadi ketika seseorang harus meninggal dunia," kata Perwakilan Demokrat yang memimpin sidang pemakzulan, Jamie Raskin.

Trump dimakzulkan oleh DPR yang dipimpin Demokrat pada 13 Januari, atas tuduhan menghasut pemberontakan. Untuk membuatnya bersalah, dibutuhkan mayoritas dua pertiga suara senat.

Trump adalah satu-satunya presiden yang disidang di Senat setelah meninggalkan jabatannya, dan satu-satunya yang akan dimakzulkan hingga dua kali.

Ilustrasi minyak mentah.

Harga Minyak Dunia Turun usai AS Lanjutkan Perundingan Damai dengan Iran

Harga minyak turun lebih dari 5 persen setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan perundingan damai dengan Iran akan dilanjutkan dan keputusannya membatalkan serangan.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut