Pemerintah Persatuan Anti-Junta Myanmar Bentuk Pasukan Pertahanan

Orang-orang bubar setelah pasukan keamanan melepaskan tembakan ke pengunjuk rasa yang menentang kudeta militer di Nyaung-U, Myanmar, 7 Maret 2021, dalam gambar diam yang diambil dari video yang disediakan di media sosial.
Sumber :
  • ANTARA

VoxPop – Pemerintah Persatuan Nasional Myanmar, yang dibentuk oleh penentang pemerintahan militer, mengatakan telah membentuk "kekuatan pertahanan rakyat" untuk melindungi para pendukungnya dari serangan militer dan kekerasan yang dipicu oleh junta.

Sejak militer merebut kekuasaan dan menggulingkan pemerintahan terpilih yang dipimpin oleh peraih Nobel Aung San Suu Kyi pada 1 Februari, telah terjadi protes harian dan gelombang kekerasan dengan pasukan keamanan yang menewaskan ratusan warga sipil.

Pemerintah Persatuan Nasional mengatakan dalam sebuah pernyataan, Rabu, bahwa pasukan baru itu merupakan pendahulu dari Tentara Persatuan Federal, dan bahwa mereka memiliki tanggung jawab untuk "membuat reformasi yang efektif di sektor keamanan untuk mengakhiri perang saudara yang telah berlangsung selama 70 tahun".

Pasukan pertahanan itu juga memiliki tanggung jawab untuk menangani "serangan militer dan kekerasan dari dewan administrasi negara terhadap rakyat".

Pemerintah persatuan, yang dibentuk bulan lalu oleh serangkaian kelompok yang menentang junta, telah berjanji untuk mengakhiri kekerasan, memulihkan demokrasi, dan membangun "persatuan demokratis federal".

Myanmar diperintah oleh militer selama hampir setengah abad sejak 1962 sebelum para jenderal melancarkan transisi sementara menuju demokrasi satu dekade lalu. Proses itu terhenti oleh kudeta, yang memicu kemarahan banyak orang yang tidak mau menerima fase lain dari pemerintahan militer.

Pemerintah Persatuan Nasional tidak memberikan perincian tentang bagaimana kekuatan baru akan diorganisasi atau dipersenjatai, atau bagaimana mereka akan mencoba untuk mencapai tujuannya. Seorang juru bicara pemerintah persatuan tidak segera bisa dihubungi untuk dimintai komentar oleh Reuters.

Tentara Myanmar yang dilengkapi dengan baik adalah salah satu pasukan yang paling tangguh di pertempuran di kawasan itu.

Namun terlepas dari itu, penentang kudeta di beberapa tempat telah menggunakan senjata kasar untuk melawan pasukan, sementara yang lain telah mencari pelatihan dengan pemberontak etnis minoritas yang telah memerangi militer sejak kemerdekaan pada 1948 dari daerah perbatasan yang terpencil. (Antara/Ant)

img_title Heboh Video Penggerebekan Rumah Dinas Kalapas Waingapu, Ditjenpas Ungkap Fakta Sebenarnya
Timnas Thailand

Jadwal Piala AFF 2026 Hari Ini: Dahului Timnas Indonesia, Thailand Jadi Tim Pertama yang Kunci Tiket Lolos ke Semifinal?

Thailand bisa menjadi tim pertama yang lolos ke semifinal Piala AFF 2026. Pada hari Selasa (4/8/2026) ini, Gajah Perang akan bermain menghadapi Filipina.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut