6 Kota Maksiat di Dunia yang Diazab Tuhan, Ada Pompeii dan Sodom
- Wikipedia Common
VoxPop – Ternyata ada beberapa kota maksiat yang konon katanya pada zaman dahulu pernah diazab oleh Tuhan. Sekilas mungkin kamu sudah pernah mendengar kisah tentang Negeri Kaum Sodom dan Gomorah yang dihancurkan oleh Tuhan lantaran memiliki perilaku seksualitas yang menyimpang. Bahkan, kisah ini sampai tertulis di dalam Al Quran surat Hud. Diceritakan bahwa Nabi Luth diutus untuk memberikan petunjuk kepada umatnya. Akan tetapi, umatnya ingkar sehingga Allah SWT pun menghukum negeri tersebut. Nah, menyadur dari Britannica dan sumber lain, berikut ulasan mengenai kota maksiat yang pernah diazab Tuhan.
1. Kota Pompeii
Jasad penduduk Pompeii yang diawetkan oleh abu Vesuvius .
- Wikipedia Common
Pompeii merupakan salah satu kota maksiat yang ada di zaman Romawi kuno dan menjadi puing dekat kota Napoli yang saat ini terletak di kawasan Campania, Italia. Pompeii dipercaya terkena azab dari Tuhan, karena kota ini dikenal dengan kemerosotan moral di masa kekaisaran Romawi. Bukan hanya itu saja, Pompeii juga dikenal sebagai salah satu kota maksiat di dunia. Terkenal dengan perilaku seks menyimpang dan sangat marak mengumbar berbagai kegilaan dan kemewahan duniawi.
Pergaulan bebas terjadi di kota ini, mulai dari lawan jenis dan sejenis yang nyaris jadi kebiasaan masyarakatnya. Kota ini hancur karena letusan gunung Vesuvius pada 79 M. Debu letusan gunung tersebut menimbun kota Pompeii dan semua penghuninya sedalam beberapa meter sampai mengakibatkan kota ini hilang selama 1.600 tahun sebelum ditemukan kembali secara tidak sengaja.
Tampak ada jasad-jasad manusia yang diawetkan oleh abu letusan gunung dengan berbagai bentuk. Setelah itu, penggalian terus dilakukan di kota ini sampai memberikan pandangan yang sangat luas biasa tentang kehidupan sebuah kota di puncak kejayaan Kekaisaran Romawi.
2. Kota Sodom
Lokasi Tuhan musnahkan kaum Sodom dan Gomora
- Daily Mail
Pernah mendengar kisah Nabi Luth? Menurut cerita yang beredar tentang perilaku menyimpang dari Kaum Sodom dan Gomorah dilaksanakan di kawasan Laut Mati. Ketika itu, tempat tersebut dihujani dengan batu belerang yang panas dan terkubur selama ribuan tahun. Laut Mati sendiri adalah sebuah tempat paling rendah yang ada di muka bumi.
