6 Kota Maksiat di Dunia yang Diazab Tuhan, Ada Pompeii dan Sodom
- Wikipedia Common
Tingkat keasinan di Laut Mati bisa mencapai 28-35%, ketika laut yang lain hanya memiliki 3-6% saja. Laut ini berada di area Lembah Yordan yang berbatasan langsung dengan Yordania dan Palestina. Para ahli mengatakan bahwa tahun 1800-2350 SM ada kehidupan di tempat tersebut. Para arkeolog juga mengatakan bahwa kehidupan itu mati karena gempa dan bebatuan yang menimpa mereka.
3. Negeri Kaum Ad
Ilustrasi Peninggalan Kaum Ad
- Instagram @mbu.kikii
Negeri Kaum Ad adalah kota maksiat berikutnya yang berada di Pegunungan Yaman, tepatnya terletak di antara Amman dan Hadramaut, di wilayah daratan yang menjorok ke laut dengan nama Asy-Syihr. Hampir seluruh Kaum Tsamud, para penduduk Ad dibinasakan oleh Allah SWT.
Hal ini karena mereka hanya mengikuti hawa nafsu saja dan tidak pernah merasakan kepuasan atas segala kemewahan dan kemegahan yang diperoleh. Karena itu, mereka diazab oleh Allah SWT dengan angin dingin yang sangat kencang.
4. Madain Shaleh
kota madain saleh
- U-Report
Madain Shaleh dihuni oleh sebuah kaum yang diazab suara keras sehingga para penduduknya mati bergelimpangan. Hal ini karena penduduk kota maksiat tersebut tidak mau meninggalkan kebiasaannya dalam menyembah berhala.
Madain Shaleh sendiri adalah sebuah kota kuno yang berada di bagian utara Hizaz. Zaman dahulu, kota tersebut dihuni oleh kaum Tsamud dan Nabatea, mulai dari zaman Nabi Nuh sampai Nabi Musa. Tahun 2008, Madain Shaleh ditetapkan menjadi situs warisan dunia pertama di Arab Saudi.
5. Baia
Tulang kerangka manusia di pegunungan Baian Kara-Ula, Tibet
- http://rinezzad.blogspot.com
Baia seperti Las Vegas pada zaman Kekaisaran Romawi Kuno dan dijuluki sebagai surga dunia. Sekitar 2.000 tahun yang lalu, di sana kaum kaya dan berkuasa datang untuk memuaskan nafsu duniawi mereka. Orang kaya Romawi menghabiskan akhir mereka di kota tersebut dengan tujuan untuk berpesta pora.
Mereka yang memiliki kantong tebal dan memiliki kekuasaan membangun vila mewah di sekitar pantai, lengkap dengan spa dan kolam berlapis mozaik keramik yang berkilau untuk memanjakan hasrat terliar. Bahkan, salah satu warga memerintahkan pembangunan nymphaeum, monumen batu yang berbentuk mirip gua dan dipenuhi dengan patung marmer.
Entah karena kutukan Tuhan atau kejadian alamiah. Secara ilmu pengetahuan, kota maksiat ini sudah melewati berbagai perubahan, berbagai peristiwa vulkanik, permukaannya yang naik turun karena panas bumi dan gerak seismik, membuat kota yang satu ini sebagian besar wilayahnya terkubur di bawah laut sampai saat ini.
