VoxPop RePlay 2022: Tragedi Pesta Halloween Itaewon Makan Ratusan Pemuda
Potret Mengerikan Itaewon
Buket bunga sebagai ucapan duka cita tragedi Halloween di Itaewon, Seoul, Korsel
Pada malam terjadinya insiden itu, banyak saksi yang mengatakan bahwa kerumunan orang itu tidak menyadari bencana yang berlangsung, yang terjadi di antara mereka. Beberapa orang yang mengenakan kostum Halloween masih terus bernyanyi dan menari di dekat korban yang sudah tergeletak tak bernyawa di tanah.
Salah satu saksi bernama Ken Fallas, seorang arsitek Kosta Rika yang juga pergi ke Itaewon dengan teman-temannya, merekam momen tersebut dan menunjukkan orang-orang yang tidak sadarkan diri dibawa keluar dari gang, sementara yang lain berteriak minta tolong. Dia juga mengatakan bahwa musik yang keras membuat segalanya semakin kacau.
Sejumlah Pejabat Publik Bungkuk Minta Maaf
Karena kejadian duka tersebut, Menteri Dalam Negeri Korea Selatan, Lee Sang-min, meminta maaf dan membungkukan badannya di hadapan publik. "Saya sangat meminta maaf kepada rakyat sebagai anggota kabinet dalam posisi bertanggung jawab tanpa batas atas keselamatan rakyat," kata Lee pada sesi parlemen, 2 November 2022.
"Pertama-tama saya berdoa untuk mereka yang meninggal. Saya juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Sebagai ayah dari seorang putra dan putri, kejadian ini sangat tragis dan disesalkan. Sulit bagi saya untuk menerima kenyataan ini," ujarnya.
Permintaan maaf itu muncul setelah gelombang kritik dari publik atas pernyataannya sebelumnya, yang menunjukan bahwa dia tidak bertanggung jawab atas insiden tersebut. Meski demikian, dia tidak meminta maaf atas kritik khusus bahwa jumlah petugas kepolisian yang dianggap kurang di daerah itu saat insiden terjadi.
Selain itu, permintaan maaf lainnya juga muncul dari Wali Kota Seoul Oh Se-hoon, yang bersumpah akan membuat kebijakan keselamatan yang lebih baik.
Kepala Badan Kepolisian, Yoon Hee-keun, juga meminta maaf atas tragedi tersebut. Dia mengatakan polisi gagal menanggapi panggilan darurat untuk mengendalikan massa pengunjung pesta di Itaewon, sebelum kerumunan massa di gang sempit tiba-tiba berubah menjadi insiden tragis.
Presiden Korsel Murka Atas Tragedi Itaewon
Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol memberikan pernyataan terkait Itaewon
Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol murka setelah mengetahui para polisi mengabaikan panggilan darurat pengunjung, dan tidak langsung mengambil tindakan sebelum tragedi Halloween di Itaewon. Diketahui, pada malam kejadian itu, aparat keamanan bahkan dilaporkan sudah menerima 11 panggilan tentang tingkat bahaya kerumunan yang akhirnya mengakibatkan kematian ratusan orang.
