Amerika Bebas Kerahkan Nuklir di 5 Negara Eropa, Rusia Cuma 1 Negara Kok Diprotes?
- thesun.co.uk
VoxPop Dunia – Pengumuman Presiden Vladimir Putin bahwa Rusia akan mengerahkan senjata nuklir taktis ke Belarusia diprotes Ukraina , Uni Eropa, Amerika Serikat (AS) dan NATO. Padahal Amerika telah leluasa menempatkan senjata serupa ke lima negara NATO di Eropa selama beberapa dekade.
Melansir dari The Guardian, Rabu, 29 Maret 2023, AS memiliki sekitar 200 senjata nuklir taktis, dan setengahnya berada di enam pangkalan di lima negara Eropa.
Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan Presiden Belarus, Alexander Lukashenko.
- ANTARA/Reuters/Shamil Zhumatov
Bom nuklir B61 setinggi 12 kaki, dengan kekuatan antara 0,3 hingga 170 kiloton, dikerahkan Amerika ke enam pangkalan udara di Italia, Jerman, Turkiye, Belgia, dan Belanda.
Sekadar diketahui, bom atom yang jatuhkan oleh Amerika Serikat di Kota Hiroshima, Jepang, pada tahun 1945 berkekuatan sekitar 15 kiloton.
Laporan lain dari surat kabar De Morgen, yang memperoleh draft dari anggota Parlemen Partai Hijau Belgia, Wouter De Vriendt, AS menyimpan sekitar 150 bom nuklir B61 di enam pangkalan militer di Eropa.
Lokasinya antara lain Kleine Brogel di Belgia, Buchel di Jerman, Aviano dan Ghedi-Torre di Italia, Volkel di Belanda dan Incirlik di Turkiye.
Menurut laporan surat kabar tersebut, Pangkalan Udara Volkel menyimpan hingga 20 bom nuklir, sementara Pangkalan Udara Kleine Brogel dilaporkan menampung 10 hingga 20 bom serupa. Italia, yang merupakan satu-satunya negara dalam daftar dengan dua pangkalan nuklir, diperkirakan menyimpan bom nuklir terbesar AS, yakni antara 60 hingga 70 unit.
Selanjutnya, Pangkalan Udara Incirlik di Turkiye selatan dilaporkan menyimpan 50 bom nuklir B61. Pangkalan Udara Buchel di Jerman dilaporkan menjadi rumah untuk 20 bom nuklir.
Tindakan Amerika ini yang menjadi salah satu alasan Putin memutuskan untuk mengerahkan senjata nuklir taktis Rusia ke Belarusia.
VoxPop Militer: Rudal balistik nuklir Angkatan Bersenjata Federasi Rusia (VSRF)
- voanews.com
"Kami melakukan apa yang telah mereka lakukan selama beberapa dekade, menempatkan mereka di negara sekutu tertentu, menyiapkan platform peluncuran dan melatih kru mereka. Kami akan melakukan hal yang sama," kata Putin. “Tidak ada yang aneh,” ujar Putin.
“Amerika Serikat telah melakukan ini selama beberapa dekade dengan menyimpan senjata nuklirnya sendiri di Belgia, Jerman, Italia, Belanda, dan Turkiye," paparnya.
