Kesal! Adik Kim Jong Un Ancam Tembak Jatuh Pesawat Mata-mata AS

Kim Yo-jong, adik Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un
Sumber :
  • Yonhap

Pyongyang – Adik dari pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang kuat, Kim Yo Jong, menuduh bahwa pesawat mata-mata Amerika Serikat telah memasuki zona ekonomi eksklusif Korea Utara sebanyak delapan kali. Dia mengklaim "serangan ilegal" oleh pesawat Angkatan Udara AS terjadi di atas lautan 435 km, tepatnya di timur Thongchon di Provinsi Kangwon.

img_title Korsel Lanjutkan Bangun Jalur Kereta ke Korut pada 2027

Kim memperingatkan dan mengancam bahwa AS akan "mengalami penerbangan yang sangat kritis" jika dilanjutkan dengan dugaan serangan, menurut kantor berita KCNA yang dikelola negara.

Militer Korea Selatan mengatakan sebelumnya bahwa pesawat itu melakukan penerbangan "normal" di atas laut lepas.

img_title AS Mulai Kehabisan Rudal Pencegat, Jadi Alasan Trump Batal Serang Iran?

VoxPop Militer: Pesawat mata-mata militer amerika serikat.

Photo :

Kim juga mengatakan Seoul harus menahan diri untuk tidak ikut campur dalam apa yang dia anggap sebagai perselisihan antara Korea Utara dan AS.

img_title AS Cabut Visa Dubes Brasil usai Calon Dubes Usulan Trump Ditolak

Korea Utara mengatakan akan menembak jatuh penerbangan pengawasan semacam itu dalam beberapa keadaan, namun mengklaim bahwa pihaknya saat ini sedang menahan diri.

Pyongyang juga mengecam apa yang dikatakannya sebagai langkah AS untuk mengerahkan kapal selam rudal nuklir di dekat semenanjung Korea.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Kementerian Pertahanan Nasional Korut mengatakan tindakan militer "provokatif" yang dilakukan oleh AS "beberapa kali" membawa semenanjung Korea lebih dekat ke konflik nuklir.

"Tidak ada jaminan bahwa kecelakaan mengejutkan seperti jatuhnya pesawat pengintai strategis Angkatan Udara AS tidak akan terjadi di Laut Timur Korea," tambah juru bicara itu dalam pernyataan yang dikutip oleh kantor berita resmi KCNA.

Tidak ada tanggapan segera dari militer AS, sementara Korea Selatan menolak klaim pelanggaran wilayah udara Korea Utara sebagai salah. Dikatakan AS melakukan penerbangan pengintaian rutin di sekitar semenanjung.

Dalam kesempatan sama. Korut juga mengutuk rencana AS untuk mengerahkan aset nuklir strategis di sekitar semenanjung Korea.

Pyongyang menyebut ini "pemerasan nuklir yang paling tidak terselubung" terhadap Korea Utara, dengan alasan hal itu merupakan ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan di wilayah mereka.

Korea Utara telah menghabiskan bertahun-tahun mengembangkan dan menguji senjata nuklir yang melanggar perjanjian dan sanksi internasional.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut