Iran Ancam Yordania Jadi Target Berikutnya Jika Bantu Israel

Penampakan rudal Iran di wilayah Israel
Sumber :
  • tangkapan layar

TeheranIran membeberkan bahwa Yordania akan menjadi target berikutnya jika negara tersebut bekerja sama dengan Israel, di tengah serangan rudal dan drone Iran terhadap Israel.

img_title Iran dan Oman Sepakat Soal Pelayaran Aman di Selat Hormuz, Pernyataan Bersama Segera Disiapkan

Menurut dua sumber keamanan regional, jet Yordania menembak jatuh puluhan drone Iran yang terbang melintasi wilayah Yordania utara dan tengah menuju ke Israel.

"Militer Iran dengan hati-hati memantau pergerakan Yordania selama serangan hukuman terhadap rezim Zionis, dan jika Yordania melakukan intervensi, maka Yordania akan menjadi target berikutnya,” kata sumber informasi di angkatan bersenjata Iran, dikutip dari Alarabiya, Senin 15 April 2024.

img_title Trump Syaratkan Deposit hingga Rp 4,46 Miliar untuk Calon Imigran Dapatkan Visa AS

“Peringatan yang diperlukan telah diberikan kepada Yordania dan negara-negara regional lainnya sebelum operasi tersebut,” kata orang tersebut, yang dekat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.

Menurut dua sumber regional, drone tersebut dijatuhkan di udara di Lembah Yordan sisi Yordania dan sedang menuju ke arah Yerusalem. Lainnya dicegat di dekat perbatasan Irak-Suriah. Mereka tidak memberikan rincian lebih lanjut.

img_title Tak Hanya Masyarakat RI, Istana Ungkap WN AS hingga Arab Saudi Ikut War Tiket Upacara HUT ke-81

Dua sumber keamanan regional mengatakan pada Sabtu malam, 13 April 2024, bahwa pertahanan udara Yordania siap mencegat dan menembak jatuh drone atau pesawat Iran yang melanggar wilayah udaranya.

Penampakan rudal Iran ke arah Israel di atas langit Yordania

Photo :
  • Tangkapan layar

Mereka mengatakan tentara juga dalam keadaan siaga tinggi dan sistem radar memantau setiap aktivitas drone yang datang dari arah Irak dan Suriah.

Sumber keamanan mengatakan angkatan udara negara itu mengintensifkan penerbangan pengintaian.

Yordania sebelumnya mengatakan pihaknya menutup wilayah udaranya mulai Sabtu malam untuk semua pesawat yang masuk, berangkat, dan transit. Hal ini menurut para pejabat adalah tindakan pencegahan jika terjadi serangan Iran melintasi perbatasannya.

“Pihak berwenang terkait mengambil keputusan untuk menutup wilayah udara untuk alasan pencegahan karena situasi keamanan di sekitarnya,” kata juru bicara pemerintah Yordania, Muhannad Mubaideen.

Mubaideen juga membantah laporan media bahwa kerajaan telah mengumumkan keadaan darurat, dan menambahkan bahwa laporan tersebut tidak berdasar dan tidak ada alasan untuk khawatir di antara warganya.

Yordania bertetangga dengan Suriah dan Irak, keduanya merupakan negara tempat pasukan proksi Iran beroperasi dan juga bersebelahan dengan Israel dan Tepi Barat yang diduduki Israel.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut