Setelah Rusia, Kini Kapal Selam Nuklir Milik AS Tiba di Perairan Kuba

Kapal selam nuklir USS Alabama (SSBN-731) Angkatan Laut Amerika Serikat
Sumber :
  • dvidshub.net

Kuba – Sebuah kapal selam bertenaga nuklir Amerika tiba di Kuba, kata Pentagon pada hari Kamis, sehari setelah kapal selam nuklir Rusia berlabuh di Havana untuk kunjungan langka ke pulau komunis tersebut.

img_title Iran Siapkan RUU Larang Kapal AS dan Israel Melintas di Selat Hormuz

“Kapal selam serangan cepat USS Helena berada di Teluk Guantanamo, Kuba sebagai bagian dari kunjungan pelabuhan rutin,” kata Komando Selatan AS dalam sebuah postingan di media sosial, merujuk pada pangkalan angkatan laut Amerika di pulau tersebut.

“Lokasi dan transit kapal telah direncanakan sebelumnya,” tambahnya.

img_title Menhub Pede Rusia dan China Bakal Investasi di Proyek Trans-Kalimantan

Kapal selam nuklir USS Alabama (SSBN-731) Angkatan Laut Amerika Serikat

Photo :
  • dvidshub.net

Kapal selam bertenaga nuklir Rusia, Kazan yang menurut Kuba tidak membawa senjata nuklir, tiba di ibu kota Kuba pada hari Rabu. Kapal tersebut didampingi oleh fregat Laksamana Gorshkov, serta sebuah kapal tanker minyak dan kapal tunda penyelamat.

img_title Netanyahu Buka Peluang Israel Serang Iran Tanpa AS, Negosiasi Nuklir Justru Masuki Tahap Lanjut

Pengerahan pasukan Rusia yang tidak biasa ini begitu dekat dengan Amerika Serikat hanya 90 mil dari pantai Florida, terjadi di tengah ketegangan besar terkait perang di Ukraina, di mana pemerintah yang didukung Barat sedang memerangi invasi Rusia.

Militer AS mengatakan pihaknya telah memantau kapal-kapal Rusia namun tidak menimbulkan ancaman langsung.

Selama Perang Dingin, Kuba merupakan negara klien penting bagi Uni Soviet.

Bendera Kuba

Photo :
  • Wallpaper Flare

Penyebaran situs rudal nuklir Soviet di pulau tersebut memicu Krisis Rudal Kuba tahun 1962, ketika Washington dan Moskow hampir berperang.

Ilustrasi Bendera Iran

Iran Ancam Gelapkan Negara Teluk jika AS Serang, Pembangkit Listrik Jadi Target

Iran mengancam akan menyerang pembangkit listrik negara Teluk jika Amerika Serikat menyerang Iran. Ancaman ditujukan khususnya ke negara yang memiliki markas AS.

img_title
VoxPop.co.id
8 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut