Mengenal AR-15, Senjata Paling Laris di AS yang Digunakan untuk Menembak Donald Trump
- VoxPop.co.id/Natania Longdong
AR-15 populer dan banyak diminati karena harganya. Meskipun biayanya tergantung pada kualitasnya, senapan ini dijual dengan harga US$ 400 (Rp 6,4 juta) atau lebih. Beberapa versi aksi tembak-menembak bisa menelan biaya ribuan, menurut sebuah laporan di TIME.
Seorang ahli menggambarkan AR-15 sebagai set Lego karena modularitasnya.
Danny Michael, Kurator Robert W Woodruff di Cody Firearms Museum, mengatakan kepada TIME, “Saat ini desainnya sudah mengalami banyak penyempurnaan, sehingga hampir semua fitur senapan dapat dikonfigurasi sampai tingkat tertentu.”
Steve Lindley, manajer program Brady United Against Gun Violence, sebuah organisasi pencegahan kekerasan senjata, mengatakan dia ragu menyebut AR-15 sebagai senjata pilihan untuk penembak massal, namun tetap menggambarkannya sebagai senjata perang.
Menurutnya, senapan tersebut memiliki kapasitas yang sangat kuat sehingga orang-orang bersenjata tidak perlu membidik, mereka hanya perlu menembak ke arah kerumunan orang.
Senapan telah menjadi simbol perdebatan senjata di Amerika. Asosiasi Senapan Nasional menyebutnya sebagai senapan paling kuat di negara ini.
