China Jatuhkan Sanksi 6 Perusahaan Pertahanan AS Terkait Penjualan Senjata ke Taiwan

Bendera China.
Sumber :

VoxPop – China mengumumkan sanksi terhadap enam perusahaan pertahanan AS dan beberapa eksekutif menyusul keputusan AS untuk menjual senjata ke Taiwan, Kementerian Luar Negeri China mengumumkan pada hari Jumat, 12 Juli 2024.

img_title Gedung di PIK 2 Kebakaran, Damkar Evakuasi 3 WNA China

Beijing mengutuk penjualan senjata AS ke Taiwan sebagai campur tangan berat terhadap urusan internalnya dan pelanggaran terhadap kedaulatan serta integritas teritorialnya.

China menganggap tindakan AS tersebut sebagai pelanggaran prinsip satu China dan Tiga Komunike Bersama Amerika Serikat dan China, menurut pernyataan kementerian tersebut.

img_title Iran Bantah Berunding dengan AS soal Selat Hormuz

"China telah memutuskan untuk mengambil tindakan balasan terhadap perusahaan-perusahaan industri militer AS berikut dan para eksekutif seniornya," kata kementerian tersebut seperti yang dilansir dari Anadolu Ajansi pada Senin, 15 Juli 2024.

Pada hari Jumat lalu, Beijing mulai membekukan aset bergerak, tidak bergerak, dan berbagai jenis aset lainnya milik perusahaan-perusahaan AS seperti Anduril Corporation, Maritime Tactical Systems, dan Pacific Rim Defense.

img_title Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Kinclong, Produk Global Bersinar Terdorong Ini

Pemerintah memutuskan untuk membekukan sejumlah properti milik eksekutif senior dan menolak visa serta izin masuk ke wilayah China, termasuk Hong Kong dan Makau, menurut pernyataan tersebut.

Beijing juga melarang organisasi dan individu terlibat dalam transaksi, kerja sama, dan aktivitas lainnya dengan entitas yang terkena sanksi di wilayah China.

Sanksi tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Tiongkok dan AS terkait Taiwan. Tiongkok sebelumnya telah memberikan sanksi kepada perusahaan pertahanan AS lainnya, seperti Lockheed Martin dan Raytheon, karena alasan serupa.

AS telah menyetujui penjualan senjata baru ke Taiwan pada tanggal 18 Juni dan menandai penjualan senjata ke-16 ke Taipei oleh Washington sejak Joe Biden menjabat pada tahun 2021.​​​​​​​

Ilustrasi minyak mentah.

Harga Minyak Dunia Turun usai AS Lanjutkan Perundingan Damai dengan Iran

Harga minyak turun lebih dari 5 persen setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan perundingan damai dengan Iran akan dilanjutkan dan keputusannya membatalkan serangan.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut