Mekkah dan Jeddah Terendam Banjir, Aksi Heroik Warga Saling Tolong Menolong Jadi Sorotan

Banjir Besar Rendam Mekkah dan Jeddah
Sumber :
  • Dok. AFP

VoxPop – Hujan lebat disertai badai petir dan hujan es melanda kota suci Mekkah serta wilayah sekitarnya, termasuk Jeddah, pada awal Januari 2025.

img_title Timur Tengah Memanas! Drone dari Irak Hantam Arab Saudi, PM Ali Al Zaidi Minta Investigasi

Derasnya aliran air mengakibatkan mobil-mobil terseret, bus-bus terjebak, dan banyak warga memerlukan evakuasi. Menurut laporan Saudi Press Agency (SPA), upaya penyelamatan sedang berlangsung.

Video yang beredar di media sosial, termasuk unggahan akun X @Earth42morrow, menampilkan situasi dramatis yang juga mengisahkan tindakan heroik dan kebersamaan warga Saudi dalam saling menolong.

img_title Ronaldo Nazario Bicara soal Cristiano Ronaldo usai Gagal di Piala Dunia 2026: Kelasnya di Arab Saudi

Di kawasan Al-Awali, tenggara Mekkah, sekelompok pria membentuk rantai manusia untuk menyelamatkan anak-anak yang terjebak banjir.

Dalam video lainnya, seorang pria terlihat menyelamatkan pengantar makanan yang terjatuh dari motornya akibat derasnya arus.

img_title Agen Buka Suara soal Masa Depan Mohamed Salah usai Resmi Tinggalkan Liverpool: Kita Tahu Sebentar Lagi

Aksi heroik warga Saudi ini mendapat pujian luas dari warganet yang terharu dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan. Banyak yang menganggap tindakan mereka sebagai inspirasi untuk saling menolong dalam situasi darurat.

Departemen Meteorologi Saudi sendiri telah mengeluarkan peringatan merah yang berarti bahaya untuk wilayah Mekkah, Madinah, dan Jeddah.

Hujan diperkirakan akan terus mengguyur sepanjang pekan, dengan curah hujan sedang hingga lebat.

Banjir Besar Rendam Mekkah dan Jeddah

Photo :
  • Dok. AFP

Jeddah, yang memiliki riwayat banjir besar seperti pada 2009 yang menewaskan lebih dari 100 orang, kembali menghadapi tantangan serius.

Sementara itu, Bandara Internasional King Abdulaziz meminta penumpang memantau jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing.

Saat ini, pemerintah kota Jeddah telah mengerahkan 11 tim bantuan dan membuka 15 pusat dukungan untuk menangani area terdampak. Kota-kota lain seperti Riyadh, Al-Baha, dan Tabuk juga melaporkan dampak hujan deras, yang diperparah oleh sistem drainase yang kurang memadai.

Hujan ekstrem ini terjadi hanya beberapa bulan setelah curah hujan rekor melanda negara-negara Teluk pada April 2024, menewaskan 21 orang di Oman dan empat di Uni Emirat Arab.

Di Arab Saudi, sekolah-sekolah di Provinsi Timur dan Riyadh telah memindahkan kegiatan belajar mengajar secara daring demi keselamatan. Sedangkan di Madinah, petugas yang berwenang bekerja membersihkan genangan air dan memperbaiki fasilitas listrik serta AC di sekolah-sekolah terdampak.

Putera Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman

Putra Mahkota Arab Saudi Khawatir soal Rencana Serangan AS ke Iran

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menyampaikan kekhawatiran terkait laporan mengenai rencana serangan besar-besaran baru Amerika Serikat (AS) terhadap Iran.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut