Sudahi Perang di Ukraina, Trump dan Putin Dikabarkan Akan Bertemu di Arab Saudi

Donald Trump dan Vladimir Putin
Sumber :
  • Ist

Washington, VoxPop – Presiden Amerika SerikatDonald Trump, mengatakan pada Rabu 12 Februari 2025, bahwa ia berharap untuk bertemu dengan Presiden RusiaVladimir Putin, di Arab Saudi. Pertemuan pertama keduanya dapat menjadi serangkaian pertemuan yang ditujukan untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina.

img_title AS Akan Tutup 5 Kantor Konsulatnya, Ada di Indonesia dan Jepang

Trump terus menggambarkan perang tersebut sebagai "bencana" yang sangat mengerikan. Dengan mengatakan bahwa ia percaya dengan bantuannya mereka akan menyelesaikan sesuatu untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir tiga tahun.

"Saya akan berbicara dengan Presiden Putin, sebagian besar melalui telepon, dan kami berharap untuk bertemu. Bahkan, kami berharap bahwa ia akan datang ke sini (AS), dan saya akan pergi ke sana (Rusia), dan kami akan bertemu juga, mungkin di Arab Saudi," kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval Gedung Putih.

img_title Bukan Iran, Trump Tegaskan Cuma AS yang Pungut Biaya di Selat Hormuz

"(Jika bisa maka) Kami pertama kali akan bertemu di Arab Saudi, dan melihat apakah kami akan menyelesaikan sesuatu. Namun, kami ingin mengakhiri perang itu," tambahnya, dikutip dari ANews, Kamis 13 Februari 2025.

Ketika ditanya oleh seorang reporter apakah ia mendiamkan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, dalam negosiasi tersebut, Trump berkata, "Saya rasa tidak, selama ia masih di sana. Namun ya, pada suatu saat nanti Anda juga harus mengadakan pemilihan umum (di Ukraina)".

img_title Harga Minyak Dunia Turun usai AS Lanjutkan Perundingan Damai dengan Iran

Ia mencatat bahwa angka jajak pendapat Zelensky tidak terlalu bagus, kalau boleh dikatakan begitu. Trump lebih lanjut mengatakan bahwa ia tidak yakin "praktis" untuk memberikan Ukraina keanggotaan NATO. Ia mengatakan bahwa Rusia telah menegaskan Ukraina tidak dapat bergabung dengan NATO.

"Dan saya setuju dengan itu. Kita mungkin akan mencapai gencatan senjata pada suatu saat nanti dalam waktu yang tidak terlalu lama," ujar Trump.

Komentar tersebut muncul, setelah Trump melakukan panggilan telepon terpisah dengan Zelensky dan Putin pada hari Rabu sebelumnya.

Dalam obrolan tersebut, Zelensky mengatakan bahwa ia membahas peluang untuk mencapai perdamaian dengan Trump, dan menyebut diskusi mereka "bermakna". Selain itu, Trump juga berbagi rincian tentang apa yang ia diskusikan dengan Putin.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut