Netanyahu Cekcok dengan Kepala Militer Israel soal Rencana Caplok Gaza

VoxPop Militer: Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir
Sumber :
  • Israel Defense Forces (IDF)

Zamir, menurut kedua media tersebut, merekomendasikan agar, alih-alih menaklukkan Jalur Gaza sepenuhnya dengan invasi militer secara total, Komandan IDF itu menyarankan pendekatan bertahap sehingga operasi militer bisa dihentikan dengan mudah jika gencatan senjata dinegosiasikan.

img_title Sebut Iran Makin Serius Negosiasi dengan AS, Trump Buka Suara soal Opsi Agresi Militer

Netanyahu dilaporkan menanggapi Zamir dan memintanya untuk tetap menyiapkan rencana pendudukan Jalur Gaza untuk dipresentasikan kepada kabinet. KAN melaporkan bahwa ketika Zamir mengatakan ia telah mempresentasikannya, perdana menteri menjawab, "Lakukan perbaikan dan presentasikan."

Merujuk pada penolakan Zamir, kantor Netanyahu menyatakan dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan tersebut, "IDF siap melaksanakan keputusan apa pun yang dibuat oleh kabinet keamanan," yang diperkirakan akan bersidang pada hari Kamis untuk menyetujui rencana pendudukan.

img_title Bertemu Menteri Palestina, Sugiono Pastikan Dukungan Penuh RI untuk Kemerdekaan Palestina

IDF saat ini menguasai sekitar 75 persen Jalur Gaza, tetapi berdasarkan rencana baru, militer diperkirakan akan menduduki sisa wilayah tersebut juga — sehingga seluruh wilayah kantong itu berada di bawah kendali Israel.

Tidak jelas apa arti langkah tersebut bagi jutaan warga sipil di Jalur Gaza dan bagi kelompok-kelompok kemanusiaan yang beroperasi di wilayah tersebut.

img_title Larangan Warga Israel Injakan Kaki di Malaysia Dikritik Kongres AS, Anwar Ibrahim Cuek

Pemimpin oposisi Israel Yair Lapid menyuarakan dukungannya terhadap Kepala Staf IDF Jenderal Eyal Zamir atas penentangannya terhadap pendudukan kembali penuh Gaza.

Dalam sebuah postingan di X, Lapid menyebut serangan terhadap Zamir sebagai tindakan "pengecut dan tidak realistis", dan menambahkan bahwa kritik semacam itu "merugikan militer di masa perang".

Ngotot Duduki Penuh Gaza

Sebelumnya, PM Israel Benjamin Netanyahu, telah memutuskan untuk sepenuhnya menduduki Jalur Gaza dan memperluas operasi militer di wilayah kantong tersebut, menurut laporan media lokal pada Seninmalam waktu setempat.

“Keputusan sudah diambil — kami akan menduduki Jalur Gaza sepenuhnya,” kata seorang pejabat senior yang dekat dengan Netanyahu, seperti dikutip harian Yedioth Ahronoth.

“Akan ada operasi bahkan di area-area tempat para sandera ditahan. Jika Kepala Staf IDF (militer) tidak setuju, dia harus mengundurkan diri,” tambah pejabat tersebut.

Televisi Israel Channel 12 menyebut keputusan tersebut menandakan perubahan besar dalam strategi Israel di Gaza, dengan operasi yang kini diperkirakan akan dilakukan di area padat penduduk, termasuk kamp-kamp pengungsi yang berada di wilayah tengah.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut