4 Level Kecepatan Pesawat Tercanggih, Nomor Terakhir Bisa Keliling Dunia dalam 2 Jam!

VoxPop Militer: Jet tempur F-16 Fighting Falcon Angkatan Udara Turki
Sumber :
  • Nordic Monitor

Jakarta, VoxPop – Teknologi penerbangan terus mengalami perkembangan pesat. Pabrikan pesawat kini berlomba-lomba menghadirkan berbagai inovasi yang sebelumnya mungkin tak terbayangkan, mulai dari fitur canggih hingga kecepatan luar biasa.

img_title Banyak yang Belum Tahu, Segini Batas Kecepatan Aman Ban Mobil Standar Pabrik

Salah satu aspek yang menjadi sorotan dalam dunia aviasi adalah kategori kecepatan pesawat. Tidak hanya soal kecepatan supersonik yang melebihi suara, ternyata terdapat beberapa klasifikasi kecepatan dalam dunia penerbangan.

Mengutip dari laman resmi NASA, setidaknya ada empat jenis kecepatan pesawat yang umum dikenal: subsonik, transonik, supersonik, dan hipersonik.

img_title Gaming Makin Ngebut! Ini Deretan SSD PCIe 5.0 Terbaik yang Mulai Jadi Standar Baru

Apa perbedaan di antara keempatnya? Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Subsonik – Di Bawah Kecepatan Suara

img_title Usulan War Tiket Haji, DPR: Jangan Korbankan Keadilan Demi Kecepatan

Pesawat subsonik merupakan jenis yang kecepatannya kurang dari Mach 1, atau di bawah kecepatan suara. Dalam hitungan kilometer per jam, pesawat subsonik biasanya melaju kurang dari 402 km/jam.

Pesawat pertama yang termasuk dalam kategori ini adalah milik Wright Bersaudara yang sukses terbang pada 1907. Pada era tersebut, baling-baling menjadi sistem propulsi utama yang efisien untuk kecepatan rendah.

Ciri utama pesawat subsonik antara lain bentuk sayap persegi panjang dan material ringan seperti aluminium. Contoh pesawat subsonik modern adalah:

C-130, pesawat kargo dengan empat mesin turboprop. Boeing 747 dan Airbus A330, yang mampu menempuh jarak lebih dari 15.000 km, dengan kecepatan rata-rata Mach 0,86

2. Transonik – Menyentuh Batas Kecepatan Suara

Pesawat transonik memiliki kecepatan yang berada di ambang kecepatan suara, yakni antara Mach 0,8 hingga Mach 1,2, atau sekitar 402–1.223 km/jam.

Jenis ini mulai digunakan secara luas saat Perang Dunia II. Salah satu contoh pesawat transonik adalah Douglas DC-8, yang dilengkapi empat mesin turbofan dan desain sayap untuk meminimalkan hambatan udara.

Namun, kecepatan transonik memiliki tantangan tersendiri. Ketika mendekati Mach 1, gelombang kejut dapat menyebabkan ketidakstabilan pada pesawat. Oleh karena itu, pesawat transonik harus dirancang untuk menghadapi kondisi udara yang berubah cepat. Contoh lainnya adalah F-86 Sabre, pesawat tempur era awal jet.

3. Supersonik – Lebih Cepat dari Suara

Jika pesawat melaju dengan kecepatan di atas Mach 1, maka ia termasuk kategori supersonik. Kecepatan ini setara dengan lebih dari 1.236 km/jam di permukaan laut, namun masih di bawah Mach 5.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut