China Pamer Rudal Nuklir Antarbenua di Parade Militer, Nyampe ke AS dan Eropa
- CCTV
Beijing, VoxPop – Rudal berkemampuan nuklir strategis antarbenua berbahan bakar cair tipe baru DF-5C memulai debutnya di parade militer Hari Kemenangan Tiongkok pada hari Rabu, 3 Agustus 2025, untuk memperingati 80 tahun kemenangan dalam Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok Melawan Agresi Jepang dan Perang Anti-Fasis Dunia.
Dilansir Global Times, rudal antarbenua memiliki jangkauan lebih dari 20.000 kilometer, – tembus ke benua Eropa dan AS, dan memiliki keunggulan dalam penetrasi pertahanan dan presisi. Upaya ini dinilai sebagai upaya signifikan untuk memperkuat kemampuan nuklir Beijing terhadap negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat dan Eropa.
Rudal nuklir strategis antarbenua berbahan bakar cair DF-5C yang baru diluncurkan ini memiliki jangkauan serang seluruh dunia. Rudal ini selalu siaga untuk secara efektif mencegah, mencegah perang dengan kekuatan, dan membantu menstabilkan dunia.
"Rudal nuklir strategis antarbenua berbahan bakar cair DF-5C mengintegrasikan teknologi dan pengalaman dalam pengembangan rudal seri DF Tiongkok sebelumnya, termasuk keunggulan teknologi rudal seri DF-5 dan DF-41. Rudal ini memberikan nilai strategis yang signifikan," ujar pakar teknologi rudal dan pelucutan senjata nuklir, Profesor Yang Chengjun, kepada Global Times.
VoxPop Militer: Rudal balistik nuklir Dongfeng DF-26 militer China
- nationalinterest.org
Ia mengatakan Rudal DF-5C memiliki enam fitur khas. Pertama, strukturnya baru, karena seluruh rudal diangkut dalam tiga bagian oleh tiga kendaraan pengangkut. Diharapkan waktu persiapan peluncuran akan lebih singkat daripada rudal seri DF-5 sebelumnya, dengan kecepatan respons yang lebih cepat.
Kedua, jangkauannya lebih jauh, dan mampu mencakup seluruh dunia. Ini berarti jangkauan maksimumnya dapat melebihi 20.000 kilometer, dan Tiongkok memiliki kemampuan dan sarana untuk melancarkan serangan balik terhadap target militer mana pun di dunia yang menimbulkan ancaman nuklir nyata bagi Tiongkok, kata Yang.
Berdasarkan pengembangan rudal strategis seri DF sebelumnya, Yang mengatakan bahwa fitur ketiga DF-5C kemungkinan adalah variasinya dalam metode peluncuran.
Fitur keempat adalah kecepatan terbang yang tinggi. Sebagai rudal balistik antarbenua strategis yang dapat mencakup seluruh dunia, kecepatan terbangnya diperkirakan mencapai puluhan Mach, sehingga sistem intersepsi rudal balistik kontemporer hanya memiliki waktu persiapan yang minimal, kata pakar tersebut.
