Ketua DPR Filipina Mundur di Tengah Isu Korupsi Infrastruktur

Ilustrasi Korupsi
Sumber :
  • Pexels.com

Manila, VoxPop – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Filipina Ferdinand Martin Romualdez menyatakan pengunduran dirinya pada Rabu menyusul sejumlah kontroversi terkait dugaan korupsi dalam proyek infrastruktur di negara tersebut.

img_title KPK Setop Penyidikan 6 Kasus, Ada Sekjen DPR hingga Wamenkum Eddy Hiariej

Ia menyampaikan bahwa keputusan pengunduran dirinya sebagai Ketua DPR adalah untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas penuh atas kasus tersebut.

"Saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat. Tindakan saya ini adalah untuk mengizinkan Komisi Independen Infrastruktur melaksanakan mandatnya secara bebas dan penuh, tanpa keraguan, intervensi, dan pengaruh yang tak semestinya," kata Romualdez menjelang sidang paripurna DPR, Rabu.

img_title Kuasa Hukum Yaqut: Pelimpahan Berkas ke Pengadilan Bukan Bukti Kesalahan, Baru Awal Pembuktian

Menurut Romualdez, saat dilantik sebagai Ketua DPR dulu, ia bersumpah akan menjadikan DPR sebagai "rumah rakyat". Namun, posisi kepemimpinan "menuntut kita menghadapi ujian yang terjadi di masa kini," kata dia.

"Dalam pidato kenegaraannya yang lalu, Presiden Ferdinand R. Marcos Jr. mengingatkan kita bahwa akuntabilitas harus diutamakan dan tidak ada yang bisa lolos darinya. Saya sepenuhnya dan benar-benar mendukung seruan itu," ucap dia.

img_title Prabowo Prihatin Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi

Namun, kontroversi seputar sejumlah proyek infrastruktur yang beredar, kata dia, telah menimbulkan keraguan yang tak hanya membebani dia secara pribadi, namun juga kepada institusi DPR.

"Selama saya bertahan (sebagai ketua DPR), bebannya akan semakin meningkat -- baik kepada saya, kepada DPR, dan kepada Presiden yang saya upayakan terus dukung," kata dia.

Ia melanjutkan, "dan setelah merenung dan berdoa dalam-dalam, saya telah mengambil keputusan ini".

"Biarkan kebenaran tegak dan keadilan ditegakkan," kata Romualdez.

Lebih lanjut, anggota DPR yang mewakili daerah pemilihan di Provinsi Leyte tersebut mendorong koleganya untuk meneruskan pekerjaan mereka dengan persatuan dan tekad yang kuat.

Ia juga meminta masyarakat Filipina untuk tidak lelah mendukung demokrasi yang "mampu melakukan koreksi diri dan pembaruan".

"Saya meninggalkan tempat ini seperti saya pertama memasukinya -- pelayan yang rendah hati, siap melayani kapanpun kewajiban menuntut. Saya mundur bukan karena menyerah, tapi karena melayani -- karena tindak kepemimpinan tertinggi adalah rela melepaskan demi memastikan institusi ini semakin kuat dari sebelumnya," ucap dia. (Ant)

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dan Presiden KSPSI Andi Gani

Pimpinan Buruh Wanti-wanti DPR: Agustus Diprediksi Ada Kerusuhan Besar, Situasi Rawan

Perwakilan koalisi besar pejuang buruh Indonesia yang dipimpin Andi Gani mengingatkan DPR terkait situasi saat ini yang rawan dan diprediksi akan terjadi kerusuhan.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut