Israel Pindahkan Tahanan Palestina Jelang Pertukaran dalam Gencatan Senjata Gaza

VoxPop Militer: Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di Jalur Gaza, Palestina
Sumber :
  • AFP/Zain Jaafar

VoxPop – Otoritas Israel mengumumkan bahwa sejumlah tahanan Palestina telah dipindahkan ke dua penjara berbeda menjelang pelaksanaan kesepakatan gencatan senjata di Gaza, menurut laporan media lokal , pada Sabtu (11/10/2025) waktu setempat.

img_title Hamas Respons Pernyataan Trump: Tidak Ada Pelucutan Senjata Sebelum Israel Mundur dari Gaza

Kantor penyiaran publik Israel, KAN, melaporkan bahwa para tahanan yang akan dibebaskan di Gaza atau dideportasi melalui perbatasan Rafah kini ditempatkan di Penjara Ketziot, wilayah Negev, Israel selatan.

Sementara itu, tahanan yang rencananya dibebaskan di wilayah Tepi Barat telah dipindahkan ke Penjara Ofer, yang terletak di sebelah barat Ramallah, demikian disebutkan dalam laporan tersebu

img_title Netanyahu Tak Takut Ditangkap Negara Anggota ICC atas Dugaan Kejahatan Perang, Ini Alasannya

Dinas Penjara Israel mengonfirmasi bahwa mereka telah menyelesaikan pemindahan tahanan Palestina ke fasilitas tempat mereka akan dibebaskan.

VoxPop Militer: Situasi di Jalur Gaza, Palestina

Photo :
  • Anadolu Agency
img_title Larangan Warga Israel Injakan Kaki di Malaysia Dikritik Kongres AS, Anwar Ibrahim Cuek

Harian Yedioth Ahronoth yang mengutip sumber dari dinas penjara melaporkan bahwa ribuan polisi penjara ikut serta dalam operasi itu, di mana para tahanan diangkut dalam puluhan konvoi di bawah pengamanan ketat.

Pembebasan diperkirakan akan berlangsung pada Senin setelah Hamas membebaskan para tawanan Israel.

Sesuai kesepakatan, 2.000 tahanan Palestina akan dibebaskan termasuk di antaranya 250 orang sedang menjalani hukuman seumur hidup dan 1.700 ditahan di Gaza sejak perang dimulai pada Oktober 2023, yang akan ditukar dengan 48 sandera Israel.

Sementara itu, Kantor Media Tahanan Palestina, yang berafiliasi dengan Hamas, membantah telah mencapai konsensus mengenai daftar tahanan yang termasuk dalam pertukaran tersebut.

Tel Aviv memperkirakan 48 warga Israel ditahan di Gaza, termasuk 20 orang yang masih hidup, sementara lebih dari 11.100 warga Palestina dipenjara di Israel, banyak di antaranya menderita penyiksaan, kelaparan, dan kelalaian medis – kondisi yang telah menyebabkan kematian, menurut laporan media dan hak asasi manusia Palestina dan Israel.

Fase pertama perjanjian gencatan senjata Gaza mulai berlaku pada Jumat siang dengan pasukan Israel menyelesaikan penarikan bertahap ke garis kuning sore itu, yang membuat proses pertukaran memakan waktu 72 jam.

Tahap awal gencatan senjata Gaza mulai diberlakukan pada Jumat siang, dengan pasukan Israel mundur secara bertahap ke garis kuning hingga sore hari. Proses pertukaran tahanan diperkirakan berlangsung dalam jangka waktu sekitar 72 jam.

Menurut laporan terbaru, fase kedua kesepakatan itu mencakup pembentukan mekanisme pemerintahan baru di Gaza tanpa keterlibatan Hamas, pembentukan pasukan keamanan gabungan yang melibatkan warga Palestina dan negara-negara Arab maupun Islam, serta pelucutan senjata kelompok Hamas. (Anadolu/ANTARA)

Menteri Keamanan Israel, Itamar ben Gvir

Pengadilan Larang Menteri Israel Ben-Gvir Pakai Buaya Jaga Lapas Tahanan Teroris

Menanggapi putusan tersebut, Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir mengklaim bahwa para hakim pengadilan distrik Yerusalem "memihak kepada teroris".

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut