Alot Akhiri Perang, Trump Sebut Beberapa Wilayah Ukraina akan Dikuasai Rusia

Presiden AS Donald Trump di Washington DC
Sumber :
  • AP

Washington, VoxPop – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan konflik Ukraina “bergerak satu arah”, dan sebagian wilayah “pada akhirnya dapat menjadi milik Rusia”, sembari menegaskan bahwa pembahasan perbatasan Ukraina–Rusia merupakan proses yang sangat rumit.

img_title Prediksi Prabowo: Perang Rusia-Ukraina Lebih Lama dari Perang Dunia II

Berbicara kepada wartawan dalam penerbangan Air Force One menuju Florida pada Selasa, Trump mengatakan bahwa perkembangan di lapangan menunjukkan perubahan yang mengarah pada keuntungan Rusia dalam beberapa bulan ke depan.

Trump mengungkapkan bahwa pembahasan terkait penetapan ulang perbatasan masih berlangsung.

img_title Hamas Respons Pernyataan Trump: Tidak Ada Pelucutan Senjata Sebelum Israel Mundur dari Gaza

“Mereka membicarakan wilayah yang bisa bergerak ke dua arah, mencoba merapikan perbatasan… ini proses yang rumit,” ujarnya.

Ia kemudian menambahkan, “…apakah Anda ingin bertempur dan kehilangan 50.000–60.000 orang lagi, atau menyelesaikannya sekarang? Dalam beberapa kasus, wilayah justru bergerak ke arah lain, jadi mereka bernegosiasi dan mencoba merampungkannya.”

img_title Donald Trump Rilis Pernyataan Lengkap soal Klaim Hamas Sepakat Lucuti Senjata, Israel Masih Bungkam

Trump menegaskan bahwa Rusia bersedia memberikan konsesi. “Mereka membuat konsesi; konsesi terbesar adalah menghentikan pertempuran dan tidak mengambil lebih banyak wilayah,” kata Trump.

Ia menilai langkah itu sebagai sinyal positif dalam upaya menghentikan perang yang telah berlangsung lebih dari dua tahun itu.

Sebelumnya pada Selasa, Politico mengutip sumber yang memahami pembahasan tersebut melaporkan bahwa versi ringkas rencana perdamaian AS untuk Ukraina itu tidak mencantumkan persyaratan agar Kyiv membuat konsesi teritorial.

Laporan itu muncul di tengah spekulasi bahwa Washington semakin mendorong kesepakatan yang dapat mempercepat penghentian konflik.

Pada 19 November, media AS memberitakan bahwa Trump telah menyetujui rencana penyelesaian konflik Ukraina berisi 28 poin.

Rencana itu mencakup pengurangan bantuan militer AS, pengakuan resmi terhadap Gereja Ortodoks Ukraina yang diakui Gereja Ortodoks Rusia, pemberian status resmi bagi bahasa Rusia di Ukraina, pengurangan kekuatan militer Ukraina, serta larangan kehadiran pasukan asing dan senjata jarak jauh di wilayah Ukraina.

Rencana tersebut juga mengasumsikan bahwa AS dan negara lain akan mengakui Krimea dan Donbas sebagai wilayah sah Rusia. (Ant)

Momen penggerebekan rumah dinas diduga pejabat kalapas

Heboh Video Penggerebekan Rumah Dinas Kalapas Waingapu, Ditjenpas Ungkap Fakta Sebenarnya

Ditjenpas memberikan klarifikasi terkait video viral yang memperlihatkan penggerebekan di rumah dinas Kalapas Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut