Cegah Kejahatan, Kazakhstan Larang Penggunaan Cadar di Tempat Umum

Ilustrasi wanita bercadar
Sumber :
  • AP Photo/Manu Fernandez

VoxPop – Parlemen Kazakhstan mengesahkan undang-undang baru yang menetapkan denda hampir 80 dolar AS (sekitar Rp1,3 juta) bagi siapa pun yang berpakaian menutupi seluruh wajah, seperti niqab atau cadar, di tempat umum, demikian menurut layanan pers parlemen setempat, Rabu, 3 Desember 2025.

img_title Cak Imin: Ada 108 Undang-undang yang Harus Kita Perbaiki Agar Kedaulatan Ekonomi Berjalan

Dalam pernyataannya di Telegram, kantor pers parlemen menjelaskan bahwa melalui perubahan terhadap Kode Pelanggaran Administratif (Administrative Offenses Code), pemerintah memperkenalkan sanksi bagi penggunaan pakaian yang menutupi wajah dan menghambat proses identifikasi di tempat umum.

Administrative Offenses Code atau Kode Pelanggaran Administratif (istilah yang lebih umum di beberapa negara) adalah dokumen hukum spesifik yang berfokus pada pelanggaran terhadap aturan tata kelola dan administrasi negara, bukan tindak pidana umum

img_title Undang-undang PFII Resmi Disahkan DPR, Simak Rincian Aturannya

Pelanggaran pertama akan diberikan peringatan, sedangkan pelanggaran berulang dikenakan denda sebesar 10 indeks perhitungan bulanan atau lebih dari 77 dolar AS (sekitar Rp1,28 juta).

Pada 30 Juni, Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev menandatangani rancangan undang-undang yang mengubah regulasi penegakan hukum.

img_title Draft Sudah Diserahkan ke DPR, Said Iqbal Dorong Pembahasan RUU Ketenagakerjaan Baru Dipercepat

Perubahan tersebut memasukkan ketentuan dalam undang-undang pencegahan kejahatan yang melarang penggunaan pakaian yang menghalangi pengenalan wajah di tempat umum, kecuali untuk alasan medis, kondisi cuaca, atau pelaksanaan tugas resmi maupun profesional.

Pada Juli, Administrasi Spiritual Muslim Kazakhstan menyatakan dukungan terhadap larangan tersebut. Lembaga itu menegaskan bahwa kebijakan ini tidak ditujukan untuk membatasi keyakinan agama atau pilihan pribadi, melainkan untuk meningkatkan keselamatan publik.

Petani tembakau.

Kemasan Polos dan Larangan Bahan Tambahan Produk Tembakau Bakal Ciptakan Tsunami Ekonomi

Menurut Agus dari APTI, hasil yang justru akan terjadi lebih awal dari kebijakan itu adalah terjadinya tsunami ekonomi di sentra-sentra pertanian tembakau dan cengkeh.

img_title
VoxPop.co.id
27 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut