60 Ribu Penguin Afrika Mati Kelaparan Akibat Penangkapan Ikan Sarden Besar-besaran

Penguin Afrika
Sumber :
  • Wikimedia

Cape Town, VoxPop – Lebih dari 60 ribu penguin Afrika dilaporkan mati kelaparan akibat penangkapan ikan sarden yang berlebihan di pesisir selatan Afrika Selatan sepanjang 2004–2011. Angka itu mencakup sekitar 95 persen populasi penguin yang berkembang biak di dua koloni dekat Cape Town, menurut temuan terbaru para ilmuwan internasional.

img_title 10 Pemain Afrika yang Mencuri Perhatian di Piala Dunia 2026, Kini Jadi Rebutan Klub-klub Eropa

Penelitian yang dipublikasikan pada Kamis, 4 Desember 2025, dalam jurnal Ostrich: Journal of African Ornithology itu menyebutkan kematian penguin Afrika dewasa setelah 2004 kemungkinan besar disebabkan oleh kelaparan.

Kajian tersebut menemukan sekitar 62.000 ekor penguin yang berkembang biak di Pulau Dassen dan Pulau Robben selama periode tersebut mati akibat peningkatan penangkapan ikan Sardinops sagax, sumber makanan utama mereka.

img_title Nasib Sidang Praperadilan Roy Suryo Terkait Penggeledahan dan Penangkapan Diputuskan 7 Juli

Calapagos Penguins

Photo :

Tingkat eksploitasi perikanan sarden di wilayah barat Cape Agulhas tercatat secara konsisten berada di atas 20 persen populasi ikan pada 2005–2010, bahkan mencapai puncak 80 persen pada 2006.

img_title Roy Suryo Sebut Ada Pelanggaran Privasi saat Dirinya Ditangkap Polisi

Kajian itu juga menyimpulkan bahwa tingginya angka kematian penguin di sekitar Pulau Dassen dan Pulau Robben berkaitan dengan ketidakmampuan mereka menambah berat badan menjelang musim pergantian bulu.

Penguin Afrika membutuhkan pasokan makanan yang stabil, terutama pada periode sebelum molting, karena fase tersebut sangat menentukan kelangsungan hidup mereka.

Molting pada penguin adalah proses biologis tahunan di mana mereka melepaskan bulu lama dan menumbuhkan bulu baru yang lebih kuat, lebih sehat dan tahan air untuk menjaga kehangatan dan kemampuan berenang mereka. 

Selama proses molting (biasanya 2-3 minggu), penguin tidak bisa berenang karena bulunya tidak kedap air, sehingga mereka harus tetap di darat dan tidak makan serta mengandalkan cadangan lemak yang mereka kumpulkan sebelumnya.

Penelitian itu mendapati bahwa sebagian besar penguin yang berhasil melalui proses molting mampu memulihkan kondisi tubuh dan kembali ke koloni untuk bertelur. Sebaliknya, penguin yang gagal mengalami molting kemungkinan besar mati kelaparan.

Dengan populasi global yang untuk pertama kalinya turun menjadi kurang dari 10.000 pasangan pada 2023, para peneliti menegaskan perlunya upaya serius untuk mencegah penurunan lebih lanjut ukuran koloni penguin Afrika.

Mereka merekomendasikan penutupan area penangkapan ikan di dekat koloni serta pengelolaan tekanan penangkapan ikan sarden dan ikan teri di Afrika Selatan untuk menahan penurunan populasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut