Tolak Reformasi Undang-undang Ketenagakerjaan, Lebih dari 3 Juta Warga Portugal Ikut Mogok Nasional

Ilustrasi bendera Portugal
Sumber :
  • ANTARA/Pexels/Elsa Silva/am

Lisbon, VoxPop – Lebih dari tiga juta warga Portugal mengikuti mogok nasional pertama dalam 12 tahun terakhir untuk menolak reformasi undang-undang ketenagakerjaan.

img_title Menaker Yassierli Tegaskan Penyandang Disabilitas Harus dapat Peluang Kerja Setara

Menurut kantor berita Europa Press, aksi ini digelar serikat-serikat pekerja besar, termasuk General Union of Workers dan General Confederation of Portuguese Workers, untuk menentang rencana pemerintahan Perdana Menteri Luis Montenegro itu.

Pemerintah mengusulkan perubahan terhadap hampir seratus pasal dalam Kode Ketenagakerjaan atau kumpulan aturan atau undang-undang yang mengatur hubungan kerja, hak dan kewajiban pekerja serta pemberi kerja, termasuk penyederhanaan prosedur PHK dan perluasan skema kerja sementara.

img_title KKB Serang Pekerja Proyek Jalan di Tolikara, 5 Orang Tewas

Serikat pekerja menilai langkah tersebut akan merusak hak-hak buruh, meningkatkan ketidakpastian kerja, serta membatasi aktivitas serikat.

Portugal terakhir kali menggelar mogok nasional sebesar ini pada 2013, ketika pekerja memprotes kebijakan penghematan yang diberlakukan pemerintah atas permintaan pemberi pinjaman internasional—Komisi Eropa, Bank Sentral Eropa, dan Dana Moneter Internasional—sebagai syarat bantuan finansial selama krisis utang.

img_title Heboh Video Penggerebekan Rumah Dinas Kalapas Waingapu, Ditjenpas Ungkap Fakta Sebenarnya

Serikat pekerja mengatakan mobilisasi besar kali ini mencerminkan kekhawatiran mendalam para pekerja terhadap arah reformasi pemerintah, sementara negosiasi antara kabinet Montenegro dan perwakilan buruh tetap buntu. (Ant)

Kapendam XVII Cendrawasih Kol Inf Tri Purwanto

Identitas 4 Pekerja Proyek Jalan Korban Penyerangan KKB di Tolikara

Serangan KKB terhadap para pekerja di Distrik Woniki, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, pada Minggu malam, 2 Agustus mengakibatkan lima orang meninggal dunia.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut