Menlu Iran: Ada Perintah Asing Agar Demonstran Tembaki Polisi dan Warga Sipil

Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi
Sumber :
  • AP Photo

Teheran, VoxPop – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa para demonstran menerima perintah dari luar negeri untuk melepaskan tembakan ke arah warga sipil dan polisi.

img_title Putra Mahkota Arab Saudi Khawatir soal Rencana Serangan AS ke Iran

"Kami memiliki rekaman pesan suara yang dikirim dari luar negeri kepada teroris [perusuh]: jika ada polisi, tembak polisi. Jika tidak, serang warga sipil," kata Araghchi, seperti dikutip kantor berita SNN Iran.

Ia menambahkan pesan tersebut menekankan penambahan jumlah korban dan pertumpahan darah sebagai tujuan utama.

img_title Pria di Banjarbaru Ngaku Jadi Polisi, Tipu Kekasihnya Jutaan Rupiah

Aksi protes di Iran pecah pada akhir Desember 2025 di tengah kekhawatiran terhadap peningkatan inflasi akibat melemahnya nilai tukar rial. Para demonstran memprotes volatilitas tajam kurs mata uang nasional itu dan dampaknya terhadap harga grosir dan eceran.

Aksi massa longmarch protes krisis ekonomi di Teheran, Iran

Photo :
  • Fars
img_title Bom Meledak di Kantor Polisi Kolombia, 10 Orang Luka-luka

Situasi tersebut mendorong Gubernur Bank Sentral Iran Mohammad Reza Farzin mengundurkan diri.

Sejak 8 Januari, menyusul seruan dari Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang digulingkan pada 1979, aksi unjuk rasa di Iran dilaporkan semakin meningkat.

Akses internet kemudian diblokir untuk meminimalkan pengaruh asing terhadap para demonstran, menurut otoritas setempat.

Di sejumlah kota, protes berubah menjadi bentrokan dengan polisi, ketika massa meneriakkan slogan-slogan anti pemerintah. Ada laporan tentang korban tewas di antara aparat dan demonstran.

Dalam pertemuan dengan para duta besar asing pada Senin, Araghchi mengatakan pihak berwenang telah mengendalikan situasi.

"Situasi terkendali," katanya, seraya menambahkan bahwa pembatasan internet masih diberlakukan sampai situasi kembali kondusif. (Ant)

Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih

Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran setelah Teheran dan negara di Timur Tengah meminta waktu selesaikan kesepakatan damai.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut