Usai Teken Piagam Board of Peace, Prabowo Yakin Penderitaan Rakyat Gaza Berkurang

Presiden RI Prabowo Subianto meneken dokumen komitmen Indonesia gabung Dewan Perdamaian Gaza
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube The White House

Davos, VoxPop – Presiden RI Prabowo Subianto meyakini penderitaan rakyat Gaza, Palestina akan semakin berkurang seiring dengan banyaknya bantuan yang masuk ke wilayah tersebut.

img_title Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Hal itu diyakini Prabowo usai meneken piagam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (Gaza) di Congress Hall, Davos, Swiss, Kamis, 22 Januari 2026.

"Yang jelas penderitaan rakyat Gaza sudah berkurang, sangat berkurang. Bantuan-bantuan kemanusiaan begitu deras, begitu besar, masuk, sudah masuk," kata Prabowo kepada wartawan.

img_title Prabowo Batal Hadiri Acara Zikir dan Doa Bersama di Monas, Ada Tugas Kenegaraan

Tak hanya itu, Prabowo juga menilai langkah Indonesia bergabung menjadi anggota Dewan Perdamaian Gaza sebagai sebuah kesempatan yang bersejarah. 

Menurut dia, langkah ini merupakan peluang besar dalam mencapai perdamaian di Gaza, Palestina.

img_title Survei Ungkap Kepuasan Publik ke Prabowo Turun, Pemerintah Bakal Lakukan Evaluasi

"Saya kira ini kesempatan bersejarah. Ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza," ungkap dia.

Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Prabowo Subianto menandatangani dokumen komitmen yang menyatakan Indonesia bergabung ke dalam Dewan Perdamaian Gaza. 

Penandatangan komitmen tersebut dilakukan Prabowo dan disaksikan langsung oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump di Congress Hall, Davos, Swiss, Kamis, 22 Januari 2026. 

Sementara itu, Trump dalam sambutannya mengatakan banyak negara ingin bergabung dan menjadi bagian dari Dewan Perdamaian Gaza sejak diumumkan.

"Ya, ini adalah hari yang sangat menggembirakan. Sudah lama dipersiapkan. Dan banyak negara baru saja menerima pemberitahuan mereka, dan semua orang ingin menjadi bagian dari ini," kata Trump menyampaikan sambutannya, dikutip dari YouTube White House. 

Diketahui, Indonesia memutuskan akan bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza bentukan Presiden AS Donald Trump untuk mendukung stabilitas di Palestina.

Keputusan tersebut tertuang dalam pernyataan bersama Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dan para menlu dari tujuh negara lainnya — Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab — yang diunggah Kementerian Luar Negeri RI di media sosial pada Kamis 22 Januari 2026.

"Para menteri mengumumkan keputusan bersama negara-negara mereka untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian," sebut pernyataan itu.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi buka suara soal keputusan Indonesia bergabung ke dalam Dewan Perdamaian Gaza bentukan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut