Pecat Dua Jenderal Senior, Xi Jinping Ingin Bersihkan 'Elemen Korup' di Tubuh Militer China

Wakil Ketua Komisi Militer Pusat China, Jenderal Zhang Youxia dipecat
Sumber :
  • EPA via The Guardian

VoxPop – Media pemerintah China menyatakan bahwa penyelidikan anti-korupsi terhadap Jenderal Zhang Youxia dan sejumlah pejabat senior militer bertujuan untuk “menghilangkan hambatan” dan memperkuat kemampuan tempur angkatan bersenjata negara tersebut.

img_title 3 Hal Ini Jadi Sorotan China dalam Tantangan Tata Kelola Iklim Global

Pada bulan lalu, Kementerian Pertahanan China mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah menyelidiki Zhang Youxia, wakil ketua Komisi Militer Pusat (CMC) yang berpengaruh, serta Liu Zhenli, kepala staf departemen staf gabungan CMC yang bertanggung jawab atas perencanaan pertempuran.

Zhang dan Liu menjadi pejabat terbaru yang terseret dalam kampanye besar pemberantasan korupsi yang dijalankan Partai Komunis China dan negara sejak Presiden Xi Jinping berkuasa lebih dari satu dekade lalu. Namun, kementerian tidak merinci alasan dibukanya penyelidikan terhadap kedua perwira tinggi tersebut.

img_title BGN Laporkan 414 SPPG Bermasalah ke Kejagung Terkait Indikasi Korupsi

PLA Daily, media resmi militer China, menyebut Zhang dan Liu sebagai "elemen korup" dalam editorial halaman depan yang diterbitkan pada Senin, 2 Februari.

"Investigasi dan hukuman tegas" terhadap Zhang dan Liu akan "menghilangkan hambatan" serta "mengeluarkan air yang melemahkan efektivitas tempur," tulis editorial tersebut.

img_title Tak Kunjung Panggil Menhut Raja Juli, Begini Penjelasan KPK

Para pendukung kebijakan anti-korupsi menilai langkah tersebut mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih. Namun, para pengkritik berpendapat kampanye itu juga berfungsi sebagai alat bagi Xi Jinping untuk menyingkirkan saingan politik.

Dylan Loh, profesor madya di Universitas Teknologi Nanyang, Singapura, mengatakan bahwa “agak mencolok” dan tidak biasa bagi PLA Daily untuk menyinggung Zhang dan Liu lebih dari satu kali dalam editorialnya.

"Referensi tentang ‘efektivitas tempur’ adalah pengakuan bahwa korupsi di tingkat tertinggi telah memengaruhi kesiapan tempur dan juga menunjukkan tekad Xi untuk memberantas mereka (para pejabat korup), betapapun sulitnya," katanya kepada AFP.

Dalam editorial tersebut, PLA Daily juga menyerukan agar seluruh prajurit "menyatukan pikiran dan tindakan mereka" dengan keputusan serta penempatan utama Komisi Militer Pusat dan Xi.

Menurut Loh, seruan itu menunjukkan bahwa "ada beberapa pengabaian dan penolakan terhadap perintah dan arahan pribadi Xi."

Sementara itu, Lim Tai Wei, profesor dan pakar Asia Timur di Universitas Soka Jepang, menilai editorial tersebut menegaskan bahwa langkah anti-korupsi menjadi inti reformasi militer China.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut