Bitcoin Mendadak Terjun, Likuditas Aset Kripto Lenyap Ratusan Juta Dolar Dalam 2 Jam

Bitcoin, Ethereum, dan aset kripto lainnya.
Sumber :
  • Business Today

Jakarta, VoxPop – Koreksi singkat Bitcoin memicu gelombang likuidasi besar-besaran di pasar kripto dan menghapus ratusan juta dolar dari posisi leveraged investor. Harga Bitcoin merosot sekitar 4,6 persen dari level US$67.600 ke titik terendah intraday di US$64.435 dalam waktu kurang dari dua jam pada awal perdagangan Asia, Senin, 23 Februari 2026. 

img_title ETF Bitcoin Masuk US$75,7 Juta Pertengahan Juli 2026, Pertanada Apa?

Penurunan drastis ini mengguncang sentimen pasar. Padahal pelaku pasar masih optimistis kelanjutan tren bullish aset kripto terbesar di dunia itu.

Koreksi tajam Bitcoin langsung memicu efek domino di seluruh pasar kripto. Data CoinGlass menunjukkan total likuidasi mencapai lebih dari US$505 juta atau sekitar Rp 8,49 triliun (estimasi kurs Rp 16.830 per dolar AS) dalam 24 jam terakhir. 

img_title Mengapa Harga Bitcoin Bisa Anjlok Mendadak? Intip Cara Baca Indikator RSI

Bitcoin menyumbang likuidasi terbesar, yakni sekitar US$232 juta atau sekitar 3,9 triliun. Ethereum menyumbang sebesar US$126 juta. 

Ilustrasi Bitcoin. (FOTO: Unsplash/Aleksi Raisa)

Photo :
  • wartaekonomi
img_title Likuiditas Pasar Uang Tetap Memadai usai Penurunan INDONIA, BI Ungkap Implikasinya

Likuidasi ini terjadi ketika posisi leveraged investor terpaksa ditutup otomatis akibat penurunan harga yang cepat. Volatilitas ekstrem ini sekaligus menegaskan pasar kripto masih sangat sensitif terhadap sentimen global. 

Peneliti senior HashKey Group, Tim Sun, menekankan penurunan Bitcoin kali ini bukan dipicu oleh peristiwa tidak terduga atau faktor internal kripto. Ia menilai ketidakpastian kebijakan global menjadi pemicu utama koreksi tajam tersebut.

“Sebaliknya, hal itu didorong oleh ketidakpastian kebijakan yang berasal dari fluktuasi kebijakan tarif AS, ditambah dengan meningkatnya risiko geopolitik. Bersama-sama, faktor-faktor ini memaksa pasar untuk menyesuaikan harga aset berisiko," ujar Tim Sun dikutip dari Decrypt pada Selasa, 24 Februari 2026.

Ketidakpastian tersebut muncul setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) memutuskan tarif resiprokal yang diberlakukan Presiden Donald Trump melanggar hukum. Namun, Trump tidak tentar dan menerapkan tarif global baru sebesar 15 persen sehingga memperkeruh sentimen pasar global.

Ketika ketidakpastian meningkat, investor cenderung mengurangi eksposur pada aset berisiko, termasuk kripto. Sentimen investor juga mulai menunjukkan pelemahan. 

Platform prediction market Myriad mencatat probabilitas Bitcoin mencapai level US$84.000 turun menjadi 37 persen dari sebelumnya 46,4 persen pada akhir pekan lalu. Penurunan ekspektasi ini mencerminkan meningkatnya kehati-hatian investor terhadap arah pergerakan Bitcoin dalam jangka pendek.

Bitcoin.

Investasi Bitcoin vs Emas, Mana yang Bikin Cepat Kaya? Begini Perbandingan Keuntungan dan Risikonya

Bingung pilih investasi Bitcoin atau emas? Simak perbandingan potensi keuntungan, risiko, volatilitas, dan alasan banyak investor memilih keduanya. Selengkapnya di sini.

img_title
VoxPop.co.id
23 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut