Anak Perempuan hingga Cucu Ali Khamenei Ikut Tewas Buntut Serangan Israel-AS

Ali Khamenei Terlihat 'Was-was' Saat Jadi Imam Salat Jenazah Haniyeh (Doc: Iran International)
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Natania Longdong

Teheran, VoxPop – Media milik pemerintah Iran resmi mengonfirmasi kabar kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, setelah rentetan serangan yang diluncurkan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel. Akibat serangan mematikan itu, Ali Khamenei beserta keluarga intinya tewas.

img_title Trump Ancam Serang Iran Besar-besaran Jika Perundingan Gagal

Dilansir dari Al Jazeera pada Minggu, 1 Maret 2026, keluarga sang pemimpin Ali Khamenei dilaporkan tewas, laporan itu menyebutkan bahwa, "Media pemerintah Iran mengatakan putri, menantu laki-laki, dan cucu Khamenei juga tewas."

Kepulan Asap Pasca Serangan ke Iran

Photo :
  • Fatemeh Bahrami/Anadolu via Getty Images.
img_title IHSG Dibuka Menguat Berpotensi Lanjutkan Kenaikan Ikuti Penguatan Wall Street dan Bursa Asia

Menyusul dengan kematian Ali Khamenei dan keluarganya, pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari.

Sementara itu, pejabat Israel mengatakan kepada media bahwa Khamenei kemungkinan tewas ketika kompleks kediamannya diserang, dengan alasan adanya tanda-tanda yang semakin kuat.  Donald Trump juga menyebut laporan tersebut benar. 

img_title Presiden Iran Masoud Pezeshkian Bantah Mengundurkan Diri

“Kami merasa itu adalah cerita yang benar (kabar kematian Ayatollah), sejumlah besar pimpinan Iran telah tewas,” kata dia dalam wawancara singkat lewat telepon dengan NBC News.

Ia mengklaim bahwa sebagian besar jajaran pimpinan senior Iran sudah hilang, meskipun belum ada verifikasi independen maupun konfirmasi resmi dari Teheran. 

Di sisi lain, pasukan elite Garda Revolusi Iran menyatakan bahwa operasi serangan paling ganas dalam sejarah Republik Islam Iran akan segera dimulai. Ancaman ini ditujukan kepada Israel dan Amerika Serikat.

Serangan Israel ke Iran

Photo :
  • [AP Photo]

Lembaga-lembaga negara Iran dengan cepat menyatakan akan membalas, setelah adanya konfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi negara tersebut, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel pada hari Sabtu 28 Februari 202.

“Operasi serangan paling berat dalam sejarah Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran akan segera dimulai menuju wilayah pendudukan dan pangkalan para teroris Amerika,” demikian peringatan dari Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) beberapa waktu lalu seperti mengutip laman CNN World, Minggu 1 Maret 2026.

Rudal pencegat HAWK.

AS Mulai Kehabisan Rudal Pencegat, Jadi Alasan Trump Batal Serang Iran?

juru bicara Pentagon Sean Parnell mengatakan militer AS tetap memiliki kemampuan yang diperlukan untuk melaksanakan setiap operasi sesuai keputusan presiden.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut