Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei, Apa Maknanya?

Bendera Merah Berkibar di Masjid Pasca Ayatollah Ali Khamenei Tewas
Sumber :
  • NDTV

Iran, VoxPop –Kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat meninggalkan duka sekaligus amarah mendalam di kalangan rakyat Iran. Tak lama setelah kabar wafatnya tersebar, sebuah bendera merah dikibarkan di atas kubah Masjid Jamkaran salah satu situs religius penting di negara tersebut.

img_title Hamas Respons Pernyataan Trump: Tidak Ada Pelucutan Senjata Sebelum Israel Mundur dari Gaza

Lantas apa makna bendera merah yang dikibarkan di Masjid Jamkaran? Melansir laman NDTV, Senin 2 Maret 2025, bendera merah tersebut merupakan isyarat simbolis balasan. Sejumlah laporan media menyebutkan, bendera merah yang berkibar di atas masjid di Kota Qom tersebut mencerminkan kemarahan dan semangat balas dendam yang menguat di kalangan para pendukung Khamenei, di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Seperti diberitakan sebelumnya, Khamenei dilaporkan tewas akibat serangan udara di Teheran pada Sabtu, 28 Februari 2026 dalam operasi gabungan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran. Media pemerintah Iran mengonfirmasi kabar itu pada Minggu, yang kemudian memicu gelombang aksi protes dan suasana duka di berbagai negara, termasuk India.

img_title Ekonom Sebut Serangan AS ke Iran Masih Jadi Sentimen Bagi Harga Minyak & Pergerakan Rupiah

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam sebuah pernyataan mengatakan, Khamenei, sebagai salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah tewas.

“Ini adalah peluang terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara mereka,” kata Trump menambahkan.

img_title Trump Kaji Pungut Rp 1,8 Miliar Buat Mahasiswa Asing yang Ingin Bekerja di AS usai Lulus Kuliah

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menyatakan bahwa ada banyak tanda tiran ini sudah tidak lagi hidup. Ia pun menyerukan kepada rakyat Iran bangkit dan bersatu untuk melawan,

 “Inilah saatnya Anda bersatu, menggulingkan rezim, dan mengamankan masa depan Anda,” kata dia.

Sorak-sorai dilaporkan terdengar di sejumlah ruas jalan Teheran ketika kabar kematian Khamenei pertama kali muncul dari Israel. Kepulan asap hitam terlihat membumbung di atas distrik tempat ia biasa tinggal.

Militer Israel (IDF) menyatakan bahwa Khamenei adalah perancang rencana untuk menghancurkan Negara Israel dan dikenal sebagai ‘kepala gurita Iran’, yang disebut-sebut memperluas pengaruhnya ke seluruh Timur Tengah hingga ke perbatasan Israel.

Langkah Iran Selanjutnya

Iran menunjuk seorang ulama berusia 66 tahun untuk bergabung dalam dewan kepemimpinan beranggotakan tiga orang yang akan memerintah sementara hingga pemimpin tertinggi baru ditetapkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut