Cucu Donald Trump Disorot Usai Belanja Mewah Dikawal Secret Service di Tengah Konflik AS vs Iran
- Nathan Howard/Reuters
Setelah video tersebut dirilis, kolom komentar dan media sosial dipenuhi kritik. Seorang sosiolog, Mike Nellis, bahkan menyamakan Kai dengan Marie Antoinette. Ia mengatakan bahwa situasi tersebut terlihat seperti versi modern dari ungkapan terkenal, ’Jika mereka tidak punya roti, biarkan mereka makan kue’.
Kelompok konservatif anti-Trump, The Lincoln Project, juga menyampaikan kritik keras. Mereka menulis bahwa di saat ada kemungkinan anak-anak warga Amerika dikirim untuk bertempur di Iran, keluarga Trump justru menggunakan uang pajak masyarakat untuk membeli kue organik premium bebas gluten.
Sejumlah warganet juga menilai unggahan tersebut tidak pantas di tengah situasi konflik global.
“Kai seharusnya ikut wajib militer,” komentar netizen.
Sementara yang lain menyebut situasinya seperti dalam film The Hunger Games. Beberapa pengguna media sosial bahkan menyinggung kemunculan nama Presiden Trump dalam catatan penyelidikan yang berkaitan dengan Jeffrey Epstein.
Kai adalah putri dari Donald Trump Jr., putra sulung Presiden Trump. Ia merupakan cucu tertua dari total 10 cucu Trump. Selain dikenal sebagai pemain golf muda, Kai juga aktif sebagai influencer dan disebut-sebut memperoleh penghasilan sekitar 1 juta dolar AS atau sekitar Rp 16-17 miliar per tahuan dari berbagai kerja sama iklan.
