Perdana! Iran Gunakan Rudal Haj Qasem Serang AS-Israel

Ledakan akibat serangan rudal Iran di pusat kota Tel Aviv Israel
Sumber :
  • AP Photo/Leo Correa

Jakarta, VoxPop Iran akhirnya meluncurkan rudal Haj Qasem secara perdana dalam perang melawan Amerika Serikat (AS)-Israel. Demikian dilaporkan Kantor Berita Fars mengutip Garda Revolusi Iran (IRGC), Rabu, 18 Maret 2026.

img_title AS Cabut Visa Dubes Brasil usai Calon Dubes Usulan Trump Ditolak

IRGC menuturkan, rudal tersebut digunakan dalam rangkaian operasi militer terbaru, termasuk fase ke-59 operasi 'True Promise 4'. 

Operasi militer tersebut menargetkan pangkalan militer AS di Qatar, Kuwait, Bahrain, Uni Emirat Arab, serta Kurdistan Irak.

img_title Trump Ancam Serang Iran Besar-besaran Jika Perundingan Gagal

Garda Revolusi juga melaporkan serangan terhadap sejumlah kota di Israel, termasuk Tel Aviv, Yerusalem Barat, dan Beit Shemesh.

Menurut laporan Fars, Haj Qasem termasuk dalam rudal yang diluncurkan dalam serangan tersebut, yang menandai penggunaan perdananya dalam selama konflik saat ini.

img_title IHSG Dibuka Menguat Berpotensi Lanjutkan Kenaikan Ikuti Penguatan Wall Street dan Bursa Asia

Rudal tersebut, yang digunakan dalam konflik dengan Israel pada Juni 2025, digambarkan sebagai rudal balistik taktis berbahan bakar padat.

Diperkenalkan pada 2020, rudal itu diklaim memiliki jangkauan sekitar 1.400 kilometer.

Iran terus melancarkan serangan terhadap Israel dan target-target militer AS di Timur Tengah sebagai balasan atas operasi militer gabungan pada 28 Februari.

Operasi militer tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan lebih dari 150 murid sekolah perempuan di Iran selatan.

Iran melaporkan lebih dari 1.200 orang tewas dan lebih dari 17.000 lainnya terluka.

AS dan Israel awalnya mengeklaim "serangan pendahuluan" itu diperlukan untuk melawan ancaman dari program nuklir Iran, tetapi kemudian mereka mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk mengubah rezim yang berkuasa di Iran. (Ant)

Rudal pencegat HAWK.

AS Mulai Kehabisan Rudal Pencegat, Jadi Alasan Trump Batal Serang Iran?

juru bicara Pentagon Sean Parnell mengatakan militer AS tetap memiliki kemampuan yang diperlukan untuk melaksanakan setiap operasi sesuai keputusan presiden.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut