Kuba Siaga Militer Antisipai Serangan AS

Bendera Kuba
Sumber :
  • Wallpaper Flare

VoxPop Kuba sedang bersiap menghadapi kemungkinan agresi militer dari Amerika Serikat. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Kuba dalam sebuah wawancara pada Minggu 22 Maret waktu setempat.

img_title AS Mulai Kehabisan Rudal Pencegat, Jadi Alasan Trump Batal Serang Iran?

“Militer kami selalu siap, dan saat ini memang sedang mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan agresi militer (AS). Akan naif jika kami tidak memperhatikan apa yang sedang terjadi di dunia,” ujar Carlos Fernandez de Cossio dikutip dari laman Anadolu Anjensi, Senin 23 Maret 2026.

Meski begitu, ia berharap invasi tersebut tidak benar-benar terjadi. Menurutnya, tidak ada alasan yang bisa membenarkan langkah tersebut.

img_title AS Cabut Visa Dubes Brasil usai Calon Dubes Usulan Trump Ditolak

“Mengapa pemerintah Amerika Serikat harus memaksa negaranya mengambil tindakan militer terhadap negara tetangga seperti Kuba?” katanya mempertanyakan.

Sebelumnya, pada Selasa, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan bahwa kepemimpinan Kuba tidak mampu mengatasi pemadaman listrik yang meluas di seluruh negeri, dan dibutuhkan pemimpin baru untuk memperbaikinya.

img_title AS Klaim Kesepakatan Pembukaan Selat Hormuz dengan Iran Bisa Tercapai Besok, Harga Energi Diprediksi Stabil

“Kuba memiliki ekonomi yang tidak berjalan dengan baik, serta sistem politik dan pemerintahan yang tidak mampu memperbaikinya, sehingga perlu perubahan besar,” kata Rubio kepada wartawan di Gedung Putih.

Amerika Serikat dan Kuba telah menjadi pihak yang saling berseberangan selama 65 tahun. Namun, di bawah pemerintahan Trump, tekanan dari Washington disebut semakin meningkat.

Di sisi lain, Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel pekan lalu mengatakan bahwa pejabat dari Washington dan Havana telah melakukan pembicaraan langsung untuk mencari jalan keluar atas perbedaan yang ada.

Krisis Energi di Kuba

Sabtu 21 Maret waktu setempat, Kuba kembali mengalami pemadaman listrik besar. Insiden ini merupakan gangguan kedua dalam sepekan di tengah tekanan embargo bahan bakar dari AS. Pemadaman ini sendiri terjadi beberapa hari setelah insiden serupa pada awal pekan seiring meningkatnya tekanan Trump yang membatasi pasokan bahan bakar dan pendaan bagi Kuba.

Krisis energi di Kuba semakin memburuk akibat keterbatasan pasokan minyak. Pembangkit listrik negara tersebut membutuhkan sekitar 100.000 barel minyak per hari, sementara produksi domestik hanya mampu memenuhi sekitar 40 persen kebutuhan.

Situasi kian sulit setelah pasokan dari Venezuela, yang selama ini menjadi pemasok utama, terhenti, serta pengiriman bahan bakar dari negara lain ikut terganggu akibat tekanan kebijakan AS.

Bendera Amerika Serikat

Trump Syaratkan Deposit hingga Rp 4,46 Miliar untuk Calon Imigran Dapatkan Visa AS

Syarat tersebut ditetapkan untuk memastikan pemohon visa memiliki dana yang cukup untuk mendukung dirinya selama di AS dan tidak mengandalkan bantuan dari pajak

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut