Israel Klaim Bunuh Komandan Angkatan Laut IRGC Alireza Tangsiri, Disebut Dalang Penutupan Selat Hormuz
- Tasnim
Sementara itu, Laksamana Brad Cooper, komandan Komando Pusat AS, menyatakan bahwa pembunuhan Tangsiri "membuat kawasan itu lebih aman," dan menambahkan dalam unggahan di X bahwa pasukan AS telah menghancurkan sekitar 92 persen kapal angkatan laut besar Iran dalam operasi yang sedang berlangsung.
Jurnalis Al Jazeera lainnya di Teheran, Tohid Asadi, mengatakan belum ada konfirmasi resmi dari Iran terkait klaim tersebut.
"Tetapi jika itu benar, itu akan menjadi pukulan besar lainnya bagi negara yang telah mengalami banyak komandan militer yang terbunuh," katanya.
Israel juga dilaporkan menewaskan kepala pasukan paramiliter Basij, Brigadir Jenderal Gholamreza Soleimani, serta Menteri Intelijen Esmail Khatib dalam serangan terpisah.
Dalam beberapa hari terakhir, Israel melakukan serangkaian serangan yang menargetkan aset angkatan laut Iran, termasuk serangan udara pekan lalu terhadap beberapa kapal di Laut Kaspia yang dilengkapi sistem rudal, kapal pendukung, dan kapal patroli.
Iran dilaporkan memblokir kapal-kapal yang dianggap terkait dengan perang AS dan Israel dari Selat Hormuz, namun masih mengizinkan sejumlah kecil kapal lain melintas.
Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk, Jasem Mohamed Albudaiwi, mengatakan Iran mengenakan biaya untuk jalur aman melalui selat tersebut.
Pada Kamis, Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menyatakan Iran mengizinkan kapal tanker Malaysia melewati Selat Hormuz setelah pembicaraan dengan para pemimpin Iran, Turki, dan negara regional lainnya.
