Iran Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Kontingen UNIFIL di Lebanon, Kutuk Agresi Israel

VoxPop Militer: Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL)
Sumber :
  • agenzianova.com

VoxPop – Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan rakyat Indonesia atas gugurnya seorang prajurit TNI kontingen penjaga perdamaian Indonesia yang bertugas di bawah Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL).

img_title Harga Emas Hari Ini 4 Agustus 2026: Produk Antam Melorot, Global Bervariasi

Dalam pernyataan duka yang diunggah melalui akun Instagram @iraninindonesia pada Senin, 30 Maret 2026, Kedubes Iran juga mengecam insiden tersebut dan menyebutnya sebagai dampak langsung dari agresi Israel yang, menurut mereka, didukung oleh Amerika Serikat.

"Kami dengan tegas mengutuk tindakan keji ini, yang merupakan akibat langsung dari agresi berkelanjutan Israel, yang dilakukan dengan keterlibatan dan dukungan penuh dari Amerika Serikat," demikian bunyi pernyataan tersebut.

img_title Bukan Iran, Trump Tegaskan Cuma AS yang Pungut Biaya di Selat Hormuz

Pernyataan itu juga menegaskan bahwa penargetan terhadap penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan tidak boleh dibiarkan tanpa pertanggungjawaban.

Sementara itu, pemerintah Indonesia turut mengecam keras serangan yang menewaskan personel Kontingen Garuda yang bertugas di UNIFIL dan mendesak dilakukannya penyelidikan menyeluruh atas insiden tersebut.

img_title Harga Minyak Dunia Turun usai AS Lanjutkan Perundingan Damai dengan Iran

Kementerian Luar Negeri RI menyatakan bahwa personel tersebut gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen UNIFIL asal Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu, 29 Maret 2026.

Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono mendesak UNIFIL melakukan investigasi menyeluruh atas tewasnya prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon pasca serangan di Lebanon. Investigasi, kata Sugiono, diperlukan untuk menemukan sumber serangan tersebut.

"Kemudian meminta investigasi penuh dari UNIFIL untuk bisa menemukan sumber dari insiden ini dan sekali lagi meminta kepada semua pihak untuk melakukan deeskalasi," tutur Sugiono kepada wartawan, Senin, 30 Maret 2026.

Sugiono menjelaskan, semua permasalahan sebaiknya dibawa ke meja-meja perundingan. Terlebih, eskalasi yang terjadi kurang lebih satu bulan ini menimbulkan dampak luar biasa bagi masyarakat.

"Bapak Presiden juga telah menawarkan untuk menjadi mediator sehingga upaya-upaya yang mengarah kepada deeskalasi dan gencatan senjata itu bisa dilakukan," jelas dia. 

Ilustrasi polisi

TNI Buka Suara Soal Dugaan Prajurit Aniaya Polisi Hingga Tewas di Asrama Brimob Slipi

Mabes TNI buka suara terkait kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan anggota Polri, Desky Prima Idolakusuma (30), di kawasan Asrama Brimob, Slipi, Palmerah, Jakbar.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut