Gedung Putih Murka! Penutupan Selat Hormuz Disebut Tak Bisa Diterima
- Al Jazeera
Trump juga menuntut agar Iran membuka kembali selat tersebut untuk lalu lintas kapal. Bahkan, melalui akun media sosialnya, ia sempat mengusulkan agar AS dan Iran bersama-sama mengenakan biaya bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz. Dalam konferensi pers hari Rabu, Leavitt mengatakan bahwa ide itu hanya sebatas wacana, dan pada akhirnya Trump menginginkan jalur laut tersebut dibuka sepenuhnya tanpa pembatasan apa pun, termasuk tanpa pungutan biaya.
Leavitt menambahkan bahwa militer AS telah secara signifikan melemahkan kekuatan militer Iran. Ia merinci berbagai kerusakan akibat serangan AS, termasuk kemampuan Iran dalam membangun dan menyimpan rudal balistik yang disebutnya mundur bertahun-tahun. AS disebut telah melancarkan 450 serangan ke fasilitas rudal balistik dan 800 serangan ke fasilitas peluncuran drone milik Iran. Selain itu, armada kapal selam Iran, sekitar 150 kapal angkatan laut, serta persediaan 5.000 ranjau laut juga dilaporkan hancur.
