Alasan Trump Mendadak Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran

Presiden AS Donald Trump saat memaparkan operasi Absolute Resolve di Venezuela
Sumber :
  • White House

VoxPop –Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran, sebuah langkah yang diambil untuk memberi waktu tambahan bagi Teheran menyusun proposal guna mengakhiri konflik yang sedang berlangsung.

img_title Harga Minyak Dunia Turun usai AS Lanjutkan Perundingan Damai dengan Iran

Keputusan ini juga disebut diambil atas permintaan mediator dari Pakistan, yang mendorong Washington menunda rencana serangan militer. Gencatan senjata yang sebelumnya dijadwalkan berakhir pada Rabu kini diperpanjang tanpa batas waktu yang jelas.

“Oleh karena itu, saya telah mengarahkan Militer kita untuk melanjutkan Blokade dan, dalam semua hal lainnya, tetap siap dan mampu, dan oleh karena itu akan memperpanjang Gencatan Senjata sampai proposal mereka diajukan, dan diskusi diselesaikan, dengan satu atau lain cara,” kata Trump dalam unggahan media sosialnya.

img_title Iran Bantah Berunding dengan AS soal Selat Hormuz

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa perpanjangan gencatan senjata bersifat terbuka, setidaknya dari pihak Amerika Serikat, sambil menunggu langkah konkret dari Iran dalam proses diplomasi.

Namun, hingga kini belum ada tanggapan resmi dari Teheran. Kantor berita semi-resmi Tasnim hanya menyebutkan bahwa posisi Iran akan “diumumkan secara resmi nanti”.

img_title Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Kinclong, Produk Global Bersinar Terdorong Ini

Langkah Trump ini menandai perubahan sikap yang cukup tajam. Beberapa jam sebelum pengumuman tersebut, ia sempat menyatakan penolakan terhadap perpanjangan gencatan senjata dan memperingatkan bahwa waktu bagi Iran hampir habis sebelum AS melancarkan serangan besar-besaran terhadap infrastruktur negara itu.

Perubahan arah kebijakan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan, termasuk kritik keras dari Iran terhadap blokade angkatan laut AS yang dinilai menghambat jalur pelabuhan dan mempersulit kemungkinan dialog.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyambut baik keputusan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada Trump. Islamabad disebut akan terus mendorong penyelesaian konflik melalui jalur negosiasi.

“Saya sangat berharap kedua belah pihak akan terus mematuhi gencatan senjata dan dapat menyimpulkan ‘Kesepakatan Perdamaian’ yang komprehensif selama putaran kedua pembicaraan yang dijadwalkan di Islamabad untuk mengakhiri konflik secara permanen,” kata Sharif dalam unggahan di X.

Meski demikian, efektivitas perpanjangan gencatan senjata masih dipertanyakan. Blokade angkatan laut AS tetap berlangsung, sehingga belum jelas apakah Iran akan bersedia hadir dalam perundingan lanjutan di Islamabad.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut