Iran Sudah Siapkan ‘Kejutan’ yang Tak Diduga AS dan Israel

Jubir Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Ibrahim Zolfaghari
Sumber :
  • haberler

VoxPop –Menyusul dengan pengumuman perpanjangan masa gencatan senjata oleh Presiden Donald Trump. Kini giliran Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) angkat bicara. Dalam pernyataan yang dirilis hari ini, pihaknya menyatakan kesiapan untuk menciptakan peristiwa-perisitiwa mengejutkan yang jauh di luar perkiraan dan kemampuan Amerika Serikat dan Israel di medan perang menggunakan strategi baru.

img_title Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Masih dalam rilis tersebut, IRGC juga menegaskan bahwa saat ini pasukan militer Iran sudah berada di puncak kesiapan dan tekad untuk terus melawan musuh. IRGC juga menyebut bahwa saat ini pasukan mereka sudah siap menghadapi setiap ancaman atau kemungkinan serangan baru dengan respons yang cepat, tegas, dan pasti.

“Dalam babak baru kemungkinan konflik militer, kami akan memberikan pukulan telak yang melampaui imajinasi musuh terhadap aset-aset mereka yang tersisa di kawasan,” demikian pernyataan IRGC seperti dikutip dari laman presstv.ir, Rabu 22 April 2026.

img_title AS Akan Berlakukan Deposit Visa hingga Rp360 Juta Bagi Warga 50 Negara, Indonesia Termasuk?

Dikabarkan sebelumnya pada tanggal 28 Februari lalu AS dan Israel melancarkan serangan tanpa provokasi ke Iran. Dalam serangan tersebut sejumlah lokasi vital di Tehran seperti fasilitas nuklir, sekolah, rumah sakit hingga sebuah sinagoge. Tak hanya itu saja, serangan tersebut juga menyebabkan pimpinan tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia.

Merespon serangan itu, angkatan bersenjata Iran langsung melancarkan 100 gelombang serangan balasan. Ratusan rudal balistik dan hipersonik serta drone ditembakkan ke pangkalan militer AS di kawasan Timur tengah serta Israel.

img_title Putra Mahkota Arab Saudi Khawatir soal Rencana Serangan AS ke Iran

Disebut IRGC saat itu, system serangan 100 gelombang ke AS dan Israel memberikan pukulan yang fatal dan menghancurkan terhadap infrastruktur, pusat strategis dan kemampuan dukung musuh.

Tindakan itu juga kata IRGC menyebabkan kekosongan informasi dan kebingungan di pihak lawan di medan perang yang berujung pada kesalahan perhitungan serta permintaan gencatan senjata kepada Iran yang mereka sebut kuat dan percaya diri.

“Hari ini, dengan runtuhnya wibawa kosong kekuatan militer Amerika Serikat dan rezim Zionis, kita berada di ambang tatanan regional baru di Asia Barat tanpa kehadiran kekuatan asing dan arogan, terutama Amerika serta terciptanya lingkungan yang lebih stabil dan aman,” demikian pernyataan tersebut.

Ilustrasi penembakan.

Penembakan di Restoran AS, Sejumlah Orang Dilaporkan Tewas

Beberapa orang dilaporkan tewas dan terluka dalam insiden penembakan di sebuah restoran di negara bagian Idaho, Amerika Serikat. Pelaku juga dilaporkan tewas.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut