Wabah Ebola Meningkat, Uganda Larang Masyarakat Jabat Tangan

Virus Ebola
Sumber :
  • pixabay

Jakarta, VoxPop – Kementerian Kesehatan Uganda menetapkan larangan menjabat tangan dan praktik menyapa lain yang berpotensi menyebabkan penularan penyakit menyusul terkonfirmasinya dua kasus Ebola.

img_title Wabah Ebola di Kongo Capai 1.460 Kasus, China Kirim Tim Medis Tambahan

Menurut laporan Nile Post pada Selasa, Kemkes Uganda terus memonitor dinamika penyakit di negara tersebut serta mengambil langkah yang diperlukan untuk mencegah penularannya.

Saat ini, dua kasus Ebola telah terdeteksi di Uganda, dengan salah satu kasusnya berakhir fatal. Dua individu tersebut diketahui merupakan warga negara Republik Demokratik Kongo (DRC).

img_title 1.000 Kasus Ebola Terdeteksi di Kongo, Korban Tewas Capai 254 Orang

Pada Minggu 17 Mei, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo dan Uganda sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (Public Health Emergency of International Concern/PHEIC).

Menurut data terbaru dari otoritas DRC, 131 kematian akibat virus tersebut tercatat terjadi di negara tersebut. Sementara, wabah Ebola yang terjadi di DRC sebelumnya berakhir pada Oktober 2025. (Ant)

img_title Jumlah Kematian Akibat Ebola di Kongo Capai 196 Orang
Virus Ebola

Jumlah Korban Tewas Akibat Ebola di Kongo Dikhawatirkan Capai Seribu Orang per Hari

Jumlah korban jiwa akibat wabah Ebola di Kongo dikhawatirkan melonjak hingga 1.000 kematian per hari jika virus tersebut menjangkiti kamp pengungsian.

img_title
VoxPop.co.id
5 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut