Netanyahu Diam-Diam Kirim Surat ke Kongres AS, Apa Isinya?

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu
Sumber :
  • Reuters

VoxPop –Sebuah surat dari Benjamin Netanyahu terkait dengan dorongan untuk merombak hubungan militer antara Amerika Serikat dan Israel ramai di media sosial. Dalam surat tersebut, Netanyahu secara terang-terangan menyebut gagasan tersebut sebagai 'rencana saya'.

img_title Hamas Respons Pernyataan Trump: Tidak Ada Pelucutan Senjata Sebelum Israel Mundur dari Gaza

Surat tersebut menunjukkan upaya Israel dalam mengurangi ketergantungan negaranya terhadap bantuan militer AS bukanlah reformasi yang digagas Washington melainkan inisiatif dari Israel sendiri yang kemudian disalurkan ke Kongres untuk dijadikan rancangan kebijakan.

Melansir laman Middle East Monitor, Jumat 5 Juni 2026, tujuannya bukan untuk mengurangi keterlibatan Amerika dalam urusan Israel, melainkan mengganti bantuan keuangan yang selama ini terlihat jelas dengan bentuk integrasi militer yang jauh lebih dalam dan dinilai kurang transparan.

img_title Orang AS Ketagihan Tempe, Produk Pangan RI Laris hingga Rp 150 Miliar di New York

Surat tertanggal 1 Juni 2026 itu ditujukan kepada anggota Kongres dari Indiana, Marlin Stutzman, yang dikenal mendapat dukungan dari kelompok lobi pro-Israel. Surat itu dipublikasikan bersamaan dengan pernyataan yang mengumumkan resolusi DPR AS yang diajukan Stutzman pada 3 Juni.

Dalam suratnya, Netanyahu mengatakan dia merasa senang atas dukungan Stutzman terhadap rencana untuk menyusun nota kesepahaman baru antara pemerintah Israel dan Amerika Serikat. Melalui kesepakatan itu, bantuan militer finansial AS kepada Israel akan dikurangi secara bertahap dalam sepuluh tahun ke depan.

img_title Ekonom Sebut Serangan AS ke Iran Masih Jadi Sentimen Bagi Harga Minyak & Pergerakan Rupiah

Sebagai gantinya, kedua negara akan membangun kerangka kerja baru yang mencakup kerja sama pertahanan, pengembangan teknologi bersama, produksi bersama, serta investasi timbal balik di bidang pertahanan. Fokus kerja sama itu meliputi sistem pertahanan rudal canggih, kecerdasan buatan (AI), sistem tanpa awak, keamanan siber, hingga platform militer generasi berikutnya.

Netanyahu diketahui bertemu dengan Stutzman di Yerusalem pada 27 Mei 2026, sekitar satu minggu sebelum resolusi tersebut diajukan. Kantor Stutzman menyatakan bahwa rancangan itu diajukan setelah pertemuan tersebut dan setelah Netanyahu memberikan dukungan penuh terhadap legislasi tersebut.

Rangkaian peristiwa itu memunculkan dugaan bahwa kebijakan tersebut bukan sekadar inisiatif Kongres yang kemudian didukung Israel, melainkan gagasan Israel yang disalurkan melalui Kongres AS.

Sebagian pihak menyambut wacana penghentian bantuan AS kepada Israel sebagai tanda bahwa Israel mulai mandiri dan Amerika mengurangi beban finansialnya terhadap negara yang kini menghadapi isolasi internasional serta tuduhan kejahatan perang. Namun, isi surat Netanyahu justru menunjukkan gambaran yang berbeda.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut