AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Bangun Kembali Negara-Negara Teluk yang Terdampak Perang

Menkeu AS, Scott Bessent
Sumber :
  • REUTERS/Annabelle Gordon

VoxPop –Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) tengah mempertimbangkan kemungkinan menggunakan aset milik Iran untuk membantu proses rekonstruksi di negara-negara Teluk yang terdampak perang antara Iran vs Amerika Serikat dan Israel yang hingga kini masih berlangsung. Informasi ini disampaikan oleh sumber yang mengetahui pandangan Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, kepada CBS News pada Sabtu.

img_title Iran Bantah Berunding dengan AS soal Selat Hormuz

Menurut sumber tersebut, Departemen Keuangan AS berencana menelusuri seluruh jalur hukum yang memungkinkan agar aset Iran dapat digunakan untuk membangun kembali infrastruktur yang rusak serta menanggung biaya perbaikan akibat kerusakan di masa mendatang yang disebabkan oleh tindakan Iran.

Laporan CBS menyebutkan bahwa Bessent telah menginstruksikan para pejabat di Departemen Keuangan untuk mengumpulkan penilaian rinci dari negara-negara mitra di kawasan Teluk terkait dampak finansial yang ditimbulkan oleh kerusakan yang dikaitkan dengan Iran sejak konflik pecah.

img_title Tak Main-main, Iran Anggap Semua Jenis Ancaman Musuh Nyata dan Bakal Direspon Serius

Melansir laman Anadolu Agency, Minggu 7 Juni 2026,  departemen keuangan AS juga sedang mengkaji apakah aset Iran dapat dimanfaatkan untuk membantu membiayai perbaikan atas kerugian yang telah dialami negara-negara Teluk selama perang berlangsung.

Hingga kini, belum ada kepastian mengenai jenis aset yang akan digunakan. Opsi yang sedang dipertimbangkan mencakup aset keuangan Iran yang dibekukan di luar negeri hingga aset fisik seperti kapal tanker minyak.

img_title Penembakan di Restoran AS, Sejumlah Orang Dilaporkan Tewas

Wacana ini muncul di tengah berlanjutnya negosiasi tidak langsung antara AS dan Iran. Teheran sendiri tetap menegaskan bahwa pencabutan sanksi serta pencairan miliaran dolar aset Iran yang dibekukan di luar negeri merupakan bagian penting dari setiap kesepakatan yang mungkin dicapai di masa depan.

Sejak perang meletus pada akhir Februari, Iran telah melancarkan serangkaian serangan rudal dan drone yang menargetkan sejumlah negara Teluk, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait, Bahrain, Qatar, dan Oman.

Ilustrasi minyak mentah.

Harga Minyak Dunia Turun usai AS Lanjutkan Perundingan Damai dengan Iran

Harga minyak turun lebih dari 5 persen setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan perundingan damai dengan Iran akan dilanjutkan dan keputusannya membatalkan serangan.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut