Imigran Ngaku Dibantu Polisi Maroko Menyeberang ke Ceuta

Ribuan Imigram Renang ke Ceuta Spanyol
Sumber :
  • AFP

Ceuta, VoxPop – Sejumlah imigran yang tiba di Ceuta, wilayah kantong Spanyol di Afrika, mengeklaim otoritas Maroko membantu mereka menyeberangi perbatasan, menurut laporan The New York Times, Jumat.

img_title Prancis Tolak Spanyol Keluar dari Perjanjian Schengen, Ini Alasannya!

Adapun sebelumnya, laporan Cadena SER menyebutkan pihak kepolisian Maroko menggunakan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan para imigran yang berupaya masuk ke Ceuta.

"Mereka membuka perbatasan dan membolehkan semuanya lewat begitu saja," kata Ajoub El-Arrot, seorang imigran, saat membicarakan otoritas Maroko, dikutip oleh The New York Times.

img_title Bentrokan Imigran di Ceuta, PM Spanyol Sebut Pemerintah Eropa Egois dan Memecah Belah

Seorang migran lain, Youssef Alaoui, mengatakan bahwa saat rombongannya mendekat Ceuta, personel kepolisian Maroko diduga mengarahkan mereka ke jalan yang benar, lantas berkata "Pergi ke sana, pergi ke sana."

Mohammed Ahmidho, kepada The New York Times, menyebut dirinya mengetahui serbuan imigran ke Ceuta dari media sosial.

img_title Ratusan Imigran Maroko Bentrok dengan Aparat Gegara Terobos Perbatasan Spanyol

Ia juga mengeklaim bahwa saat ia mendekati perbatasan Spanyol, petugas penegak hukum Maroko diduga mengatakan padanya untuk "datang ke Spanyol."

Akan tetapi, Ahmidho memutuskan kembali ke Maroko karena ia tidak berhasil mendapat makanan, air, atau tempat tinggal di Ceuta, menurut laporan itu.

Pada Kamis, ribuan pemuda Maroko berkumpul di perbatasan antara Maroko dan Ceuta, dengan ratusan dari mereka berhasil masuk ke wilayah Spanyol itu.

Pada Jumat, wali kota Ceuta Juan Jesus Vivas mengatakan ada 60.000 orang yang masuk ke Ceuta dari Maroko dalam sehari.

Sekurangnya 57 imigran tewas saat berupaya memasuki wilayah Spanyol tersebut. Sementara, sekitar 48.300 orang lainnya sudah kembali ke Maroko, menurut laporan media. (Ant)

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen

Bentrokan Imigran di Ceuta, Presiden Komisi Eropa: Perangi Migrasi Ilegal, Memerlukan Solidaritas

Von der Leyen juga menyampaikan bahwa Komisi Eropa telah menawarkan bantuan penuh kepada Spanyol sejak awal krisis. Ia pun menyambut baik usulan dari anggota negara EU.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut